Film ini berkisah tentang seorang remaja ADHD yang memiliki kebiasaan menghisap jempolnya. Dia harus berjuang keras buat nemuin jati dirinya n nunjukin ke semua orang kalo dia adalah anak yang pandai, berbakat n bisa masuk di sebuah perguruan tinggi di New York. Konflik demi konflik disajikan dengan sangat sederhana, so kesannya film ini datar banget. Mungkin yang bikin film ini ramai penonton adalah karena iklannya. Selama beberapa bulan ini aja aku uda liat iklan film ini uda belasan kali, padahal setelah aku cek di internet, film ini bukan film gres. Film taon 2005 yang juga dibintangi oleh Keanu Reeves n Lou Pucci ini jauh banget dari harapan remaja. Mungkin, mendingan ga nonton film ini sih. Oya, tapi ada satu yang aku suka dari film ini, yaitu: Soundtracknya! Yeah, aku harus cari lagunya… Ada yang punya?
No Comment to “ Review Movie: Thumbsucker ”
Tinggalkan Komentar
Hi, namaku Fenny -biasa dipanggil Fenny, Fenfen, Pepen-, lulusan D3 Manajemen Informatika yang saat ini sedang menempuh pendidikan S1 Sistem Komputer di sebuah perguruan tinggi swasta di Denpasar, Bali dan sedang menyusun skripsi. Memiliki hobi tidur dan jalan-jalan, serta penderita penyakit pikun akut yang harus segera ditangani oleh dokter ahli. Selain itu, penulis memiliki kegiatan ga penting lainnya, seperti kopdar, ngeplurk, ngeblog, YMan dan juga merawat 37 hamster kesayangannya. 






kok di gale ga maen ya??