Udah jadi rahasia umum kalo kualitas film di negara kita kian hari kian memburuk, mulai dari kualitas film layar lebar sampe ke sinetron.

  • Kualitas film layar lebar sekarang sama seperti kualitas sinetron yang biasa kita tonton sehari2, bedanya cuma di tempat pemutarannya. Yang satu di bioskop atau via DVD/VCD Player, yang satu di rumah alias lewat televisi
  • Sinetron banyak menjiplak dari film luar negri. Yang terbanyak adalah film Asia (Korea, Taiwan, Jepang) dan disusul  negara lainnya, salah satunya adalah Amerika dan Mexico!

Nah, ini ada beberapa film sinetron kita yang merupakan hasil jiplakan dari film luar negri:

  • Kawin Muda (RCTI) - My Little Bride (Korea)
  • Liontin (RCTI) - Glass Shoes (Korea)
  • Siapa Takut Jatuh Cinta (SCTV) - Meteor Garden (Taiwan)
  • Ciuman Pertama (Trans TV) - Itazura Na Kiss (Jepang)
  • Opera SMU (RCTI) - Great Teacher Naomi (Jepang)
  • Buku Harian Nayla (RCTI) - 1 Little Of Tears (Jepang)
  • Pangeran Penggoda (RCTI) - Devil Beside You (Taiwan)
  • Benci Bilang Cinta (SCTV) - Prince Hours (Korea)
  • Penyihir Cinta (SCTV) - Magician Of Love (Taiwan)
  • Kau Masih Kekasihku (SCTV) - At The Dolphin Bay (Taiwan)
  • Pelangi di Matamu (RCTI) - Kamisama (Jepang)
  • Pura Pura Kawin (SCTV) - Full House (Korea)
  • Azizah (SCTV) - Maria Cinta Yang Hilang (Mexico)
  • Cinta Bunga (SCTV) - Maria Cinta Yang Hilang (Mexico)
  • Sujudku (SCTV) - Rosalinda (Mexico)
  • Pacarku Pendek Sekali (TransTV) - Lovely Complex (Jepang)
  • Bukan Diriku (RCTI) - Anything for You (Jepang)
  • Cincin (RCTI) - Beautiful Days (Korea)
  • Mendadak Kawin (RCTI) - Wonderful Life (Korea)
  • Kasih (RCTI) - Person In Love (Korea)
  • Luna dan Aina (RCTI) - Popcorn (anime/manga)
  • Cinta Fitri (SCTV) - Pure 19 (Korea)
  • Film Horror (Movie) - Scary Movie (Hollywood)

Nah, itu cuman beberapa judul, dan tentunya dari berbagai sumber.
So, ada apa dengan perfilman Indonesia? Apakah kita sebagai penikmat film benar-benar menikmati dan menyukai film jiplakan ketimbang film original Indonesia (Sangkuriang tuh original heehehehe)? Atau, para sutradara dan produser kita mau mendulang emas dari lahan orang lain? Atau, memang masyarakat kita yang suka dibohongi dengan cerita2 yang jauh dari realita?