Ya, mungkin aku yang tidak mengerti apa itu cinta. Dan akupun tidak mengerti akan arti hidup. Masa kecilku seakan selalui menghantui kehidupanku. 17 tahun hidup penuh penderitaan dan minim kasih sayang keluarga, akupun tumbuh menjadi seorang wanita yang selalu memiliki sifat kekanakan dengan egonya yang tinggi serta emosi yang tak terkendali. Aku yang terbiasa hidup dalam kekerasan dan perkelahian orang tua, aku yang selalu tidak memiliki banyak teman dan juga aku yang selalu ingin diperhatikan, kini telah 100% berubah menjadi sesosok monster besar yang tidak memiliki nyali. Hanya ingin mencintai tanpa ingin dicintai. Untuk apa dicintai, jika hanya kekerasan dan kesakitan yang didapat? Cukuplah aku belajar dari orang tua ku yang telah membina rumah tangga sebanyak 2 kali *dan kuanggap mereka gagal*, namun seolah-olah itu hanya keinginan sesaat. Mencintai tanpa dicintai tentulah amat menyakitkan bagi orang lain, tapi bagiku itulah surga, karena aku tak perlu merasakan ’tersentuh’ oleh kekerasan.
Seiring berjalannya waktu, aku mulai bisa merasakan cinta yang sesungguhnya. Tapi, sejauh mana aku mengerti akan cinta ini? Masa lalu masih saja terus menghantuiku. AKU TIDAK INGIN DIJAJAH PRIA! Doktrin itu telah menjadikanku selalu berpikir bahwa tidak ada pria yang tidak menjajah wanita. Dengan begitu, akupun akan menjadi sang penjajah. Ya, akulah wanita sang penjajah itu!
Apa aku salah? Tentu! Tapi bagaimana untuk mengubahnya? Siapa yang harus disalahkan atas semua ini? Aku? Pria? Wanita? Orang tuaku? Atau masa kecilku?
Tolong, mengertilah keadaanku dan traumatisku. Aku masih belum sepenuhnya memaafkan orang tuaku, tapi aku juga tidak bisa melemparkan kesalahan pada mereka.
Aku hanya ingin merasakan cinta yang sebenarnya, yang kalian semua rasakan. Bukan cinta dalam bayang-bayang masa kecilku….
Hi, namaku Fenny -biasa dipanggil Fenny, Fenfen, Pepen-, lulusan D3 Manajemen Informatika yang saat ini sedang menempuh pendidikan S1 Sistem Komputer di sebuah perguruan tinggi swasta di Denpasar, Bali dan sedang menyusun skripsi. Memiliki hobi tidur dan jalan-jalan, serta penderita penyakit pikun akut yang harus segera ditangani oleh dokter ahli. Selain itu, penulis memiliki kegiatan ga penting lainnya, seperti kopdar, ngeplurk, ngeblog, YMan dan juga merawat 37 hamster kesayangannya. 






Baca deh Renungan Tahun Baru 2008 di blogku:
“Di dalam hidup ini terdapat dua periode waktu , masa lalu dan masa depan. Masa kini hanyalah sebuah momen pendek yang segera berlalu. Oleh karena itu, Anda dapat memilih apakah anda ingin memfokuskan perhatian Anda pada apa yang telah terjadi – sesuatu yang tidak dapat Anda ubah – atau pada masa depan Anda – pada segala kemungkinan, dan pada keadaan-keadaan yang di dalamnya Anda memiliki kendali untuk merubahnya.â€
Namanya kehidupan non, seperti roda berputar. Nanti pasti ada sa’atnya kamu di atas.. Tinggal bagaimana kamu menyikapi dan menghadapi ke adaan sekarang. (bukan jadi cowok lho!)
kamu kenapa say?
@Deddy: thx Ded, but i’m okay now *ciehhhh*
@Agus: enak yang di atas apa yg di bawah nih posisinya?
@angsagd: gpp say, emo only… :D
Hanya ingin mencintai tanpa ingin dicintai. ===> apa karena konsep mencintai yg ada pada dirimu itu artinya harus memiliki? sehingga km takut kalo harus dimiliki oleh seseorang maka kebebasanmu akan hilang?
Aku hanya ingin merasakan cinta yang sebenarnya, yang kalian semua rasakan. Bukan cinta dalam bayang-bayang masa kecilku….
(lalu cinta seperti apa yg ingin km rasakan codok? cinta itu mempunyai banyak bentuk. karena cinta itu tidak mempunyai mata, telinga, dan mulut maka kita lah yg harus membimbing cinta untuk menemukan bentuknya)
what a idiotic think… but i can’t blame you… and thats life..
we dont have to like it.. but we must live with it…
understand codok?
*ngantuk*
@chocco: weleh… bukannya kalo aku mau mencintai tanpa ingin dicintai itu uda berarti klo aku tau bahwa cinta ga harus memiliki? coba aja dbaca lg bae2, apa maksudku blg gt… bukan karna takut kebebasanku terenggut. aku org yg suka diatur *klo emang aku suka ama org yg ngatur aku*. aku cm ga pngen dicintai utk tujuan disakiti ky yg uda tjd bbrp kali dlm hidupku :)
i see.
wah wah,tragis juga ni..ya emang qta g bs menyalahkan keadaan seperti itu..
gwpun jga ngerasain itu,mknya gw sekarang ingin mejadi penjajah cinta KETULUSAN n bkan d Jajah cz hanya kekerasan setelah sekian lama mengenal,,bkan kekerasan yang harus di dpt dari semua arti KETULUSAN selama ini.
qta manusia,n bkn binatang yg harus di perlakukan sama seperti itu.qta punya hak n kuasa akan diri qta sendiri..
so,,why not??? tdk ada kesalahan apapun dengan apa yang sekarang udh qta putuskan..so,jalani j itu semua.
nikmatin itu semua,,eitt blm selesai”jg membuat org yang qta cinta juga terluka”
cintai dy dengan sepenuh jiwa n ketulusan u/membuktikan kLo qta adalh MANUSIA bkn BINATANG yg tak mengenal KESETIAAN.so,jaga kesetiaan itu u/slamanya…
jg sampai qta pun menyakitinya,setelah qta menjajahnya..jg sampe itu dLkukan….
gw,bs bcra sperti ini cz gw udh jalani semuanya n gw udh melewati semua itu.so,itu hanya saran gw.

klo emg tidk berkenan..SORRY
CZ DIcINTAI jUGA aMT iNDAH kLAO qTA biSa menJagANYA…
iyah, yang membedakan manusia dengan binatang hanyalah soal kesetiaan….
luar biasa teman,kamu punya sesuatu yang membuat km hidup sampai saat ini,itu merupakan sesuatau yang sangat luar biasa.
cinta……….
itu adalah kekuatan yang hampir di miliki oleh semua orang teman………
walau kamu sendiri tidak tau akan kamu gunakan untuk apa ITU…………
bener juga ya… semua karna cinta. entah cinta sama keluarga, temen, pacar, pasangan hidup, musuh….
PENGAMPUNAN, sudah banyak yang melakukan dan hasilnya……..coba deh!! kalau udah?? ga mungkin lo ingat kepedihan lo apalagi mengatakannya. kalau lo masih sakit hti dan itu mempengaruhi hidupmu berarti belum mengampuni.. Hidup adalah pilihan!! lo bisa milih apapun walau kadang ketakutan menghalangi kita. cie kok gw jadi romantis gini ya :D
wah.. mantap nih hehehe… makasi yah atas enlightingnya