Tujuan perjalanan hari Minggu kemarin adalah untuk mencoba kamera baru. Meskipun belum punya koleksi lensa, tapi patut dicoba juga kan? Akhirnya aku, Betha, Gde, mama & papa memilih untuk berwisata ke Karangasem yang letaknya ada di Bali Timur. Candidasa, Amed, Sibetan, Iseh, Tulamben, Taman Ujung dan  Bukit Jambul merupakan tujuan kami.

Pertama, kami menuju ke pantai Candidasa. Sepi pengunjung. Sangat disayangkan karena pemandangan di sana cukup bagus. Mungkin kami terlalu siang, matahari terlalu terik saat itu. Namun itu semua tidak mematahkan semangatku untuk berpose ria di pinggir pantai. Memasuki kawasan ini, kami tidak dipungut biaya sepeserpun, bahkan parkir mobil juga gratis. Karena sepi, atau memang gratis?

Pemandangan di Candidasa

Pemandangan di Candidasa, bareng Gde

Setelah lelah memandangi tari-tarian ombak di pantai Candidasa, kami bergerak ke Karangasem. Sebelum menuju Taman Ujung, kami berhenti tepat di patung kereta, tanda kita memasuki kota Amlapura. Di sana ada warung pecenongan, dan kami memutuskan untuk beristirahat dan mengisi perut sejenak di sana.

Setelah makan siang, kami melanjutkan perjalanan ke Taman Ujung. Sebenarnya ini adalah tujuan utama perjalanan kami, karena Taman Ujung adalah tempat yang sangat indah, bahkan banyak pasangan yang akan menikah mengambil lokasi ini sebagai tempat pemotretan pre-wedding mereka. Tak salah, memang. Terbukti, saat tiba di Taman Ujung, kami bertemu dengan 3 pasangan yang sedang dikerubuti fotografernya.

Kalau bukan indah, lalu apa?

Tempat ini indah. Benar-benar menakjubkan. Bangunan berarsitektur Bali - Eropa ini dibangun oleh Raja Karangasem pada tahun 1919. Awalnya, tempat ini selain sebagai tempat tinggal Raja, juga digunakan untuk menjamu para raja-raja dan tamu penting dari berbagai negara. Namun letusan Gunung Agung pada tahun 1963 dan gempa bumi di Seririt pada tahun 1979 tela menghancurkan keindahan Taman Ujung. Rekonstruksi dilakukan 2x, terakhir pada tahun 2001. Meskipun tak seindah aslinya, tapi sisa-sisa keindahan tempat ini masih terlihat jelas. Dari puncaknya, kita bisa melihat pemandangan yang mengagumkan. Ga percaya? silakan baca di sini. Oh iya, di tempat ini kita bisa melihat kijang, lho…. Lucu-lucu deh…

Puncak Taman Ujung

Memberi sedekah rumput pada kijang-kijang yang rakus

Setelah itu, kami berencana mengunjungi beberapa tempat lain, tapi rupanya hujan mengguyur dengan derasnya. Akhirnya kami memilih untuk pulang, tapi sebelumnya mampir dulu untuk membeli Manggis, durian dan srikaya. Yayyyyyyyyyyyyy!

Eh, sebelum pulang, mampir Dreamland dulu. Meskipun ternyata Dreamland tak sebagus setahun yang lalu (padahal setahun yang lalu Dreamland sudah berubah menjadi jelek), tapi di sini cukup menyenangkan, karena bisa bermain air dan tentunya beli lumpia.

Dilarang parkir, tapi kok masih parkir?

Sunsetnya terhalang awan :(

Mama - Aku - Papa

Sempurna! Capek! See yaaa