Aku ga perhatiin awal ceritanya, karena ga nyangka kalo film ini ternyata cukup berbobot. Bukan film untuk segala umur yang biasa dan mudah dicerna. Ini lebih mirip kaya Harry Potter.
Mengisahkan tentang perjalanan Lyra -seorang anak yang memiliki kemauan kuat, pemberani, dan tidak mau disebut sebagai wanita sejati- yang keluar dari asrama tempat tinggalnya, Jordan, bersama seorang wanita yang ternyata memiliki niat buruk terhadapnya. Jordan disini sama kaya Hogward di film Harry Potter. Cuma bedanya, asramanya Lyra ini untuk menampung anak2 agar bisa hidup dengan baik bersama daemonnya. Sampe sekarang aku juga ga ngeh banget apa daemon itu. Yang jelas, tiap orang punya 1 daemon, sama seperti binatang peliharaan. Tapi daemon anak2 mudah berubah bentuk alias ga punya bentuk yang tetap, beda ama daemon dewasa. Sementara ini aku menyimpulkan bahwa daemon itu sama seperti nyawa dan sifat pemiliknya. Tanpa daemon, seseorang akan menjadi lemah dan tak berdaya. Dan daemon berubah bentuk karena sifat anak2 yang masi labil, beda dengan daemon orang dewasa. Nah, inilah misi Lyra. Dengan berbekal alethiometer(Golden Compass) -yang ternyata membuatnya diburu oleh kaum Magisterian- ia berusaha menyelamatkan sahabat2nya yang diculik untuk dipisahkan dengan daemonnya. Duh jadi bingung sendiri nyeritainnya… Yang jelas, dalam perjalanannya, Lyra banyak menemui hal baru. Dia ketemu banyak temen baru, dan juga pasti rintangan di tengah perjalanannya. Ceritanya sih bagus banget, animasinya apalagi. Tapi ada yang agak janggal pas Lyra naek di atas punggung Iorek, sang beruang es. Disitu keliatan agak kaku dan kurang di close up. Coba deh kalian perhatiin…
Nah kalo penasaran -atau bingung ama ceritaku- ayo buruan nonton. Tapi jangan di DVD bajakan yah! Nah, inget juga kalo kalian kudu perhatiin yang bener. Kalo ga ngerti, nanti bingung lho pas nonton Golden Compass 2 hehehe…
Archive for the ‘ Film ’ Category
Review Movie: Golden Compass
Author: funkyloveJan 7
Review Movie: Beranak Dalam Kubur
Author: funkyloveDec 21
Masi inget film Beranak Dalam Kubur yang sempet laris tahun 1972 yang diproduksi berdasarkan cerita bergambar yang judulnya “Tangis dalam kabut”, karya Ganes TH. Film itu menceritakan tentang psikopat yang ngebunuh ibunya demi merebut perkebunan. Kematian ibunya membuat sang ayah menjadi hilang ingatan. Kemudian dia meracun sang adik yang baru nikah dan dalam keadaan hamil, tapi ternyata tidak membuatnya meninggal. Ketika hendak dikubur, terdengar suara tangis bayi. Ternyata sang adik melahirkan. Segera dokter dan pembantunya menolong sehingga bayi itu selamat. Naas, ibunya tak terselamatkan. Kemudian arwahnya bergentayangan menakuti seluruh penduduk di daerah perkebunan itu. [info lengkap]

Film ini “katanya” remake dari Beranak Dalam Kubur-nya Suzana itu. Kemarin aku sempet nonton di Galeria. Hasilnya?
Teror hantu itu terjadi gara2 beberapa mahasiswa kedokteran yang berkunjung ke salah satu RS dan iseng masuk ke kamar mayat yang telah ditutup. Dan disana mereka menemukan sesosok mayat perempun terbungkus plastik yang dibiarkan begitu saja. Semenjak kejadian itu, teror datang bertubi2 sehingga berujung pada kematian 2 orang temannya. Satpam RS itu menceritakan bahwa mayat itu telah dikubur berkali2 namun tetap kembali lagi ke RS itu. Jessy dan satpam itu lantas menemui orang pintar untuk menanyakan yang terjadi. Ternyata, mayat itu adalah korban pembunuhan. Ia dibunuh oleh pacar yang telah menghamilinya dengan cara santet dan ketika di kubur, mayat itu sempat melahirkan bayinya, namun mati. Lalu Jessy dan Jovan diberi sebuah alamat rumah teman mayat itu. Sementara itu, teror terus berlanjut. Sewaktu hantu itu meneror Titaz, beruntung Jessy dan Jovan berhasil melarikan ke RS sehingga nyawanya tertolong.
Segera Jessy dan Jovan menemui Maya, nama teman mayat itu. Ternyata Maya selama ini tidak mengetahui keberadaan Jasmine, nama mayat itu. Jasmine, dulu bercita2 menjadi penyanyi terkenal di ibukota. Sayang, nasib buruk menimpanya. Saat tau bahwa dirinya hamil, ia memilih untuk tinggal bersama sang pacar, yang ternyata membunuhnya.
Sebenernya film ini ga ada jalan ceritanya. Judulnya pun terdengar aneh. Karena selama nonton film ini ga ada kesamaannya dengan film aslinya. Penampakan hantunya pun seperti biasa, hantu ala Indonesia yang selalu mengejutkan dan diiringi backsound yang sangat keras. (Mungkin itu yang bikin aku kaget2an n tutup mata&telinga). Pada intinya, film ini ga layak diangkat menjadi film layar lebar! Bahkan, kualitas film ini jauh lebih buruk ketimbang film Jelangkung. Apa masih banyak masyarakat yang penasaran pengen nonton? Ya, silahkan aja… Tapi yang jelas, aku uda rugi 20 ribuuuuu!!!!! Balikin duitkuuuu!!! :((
Asian Idol Goes To Hady Mirza!!
Author: funkyloveDec 18
Kemarin aku sempet ngejagoin Mike Mohede, Jacklyn Victor ama Mau Marcello. Sama sekali ga terlintas di pikiranku untuk ngedukung Hady Mirza yang ternyata berdarah Sulawesi ini. Para juripun rasanya sependapat denganku *hehehe*. Tapi aku rada kecewa ama penampilan terakhir Mike yang kurang greget *ato perasaanku aja? ato karena itu penampilan pembuka?*. Pas nunggu pengumuman pemenang aku jadi deg2an juga, meskipun mungkin ga sepanik mereka. Begitu Ata bilang “the first asian idol is… Hady Mirza!!!”, aku kaget bukan kepalang. Rasanya masi ga percaya. Hady? Kualitas suaranya ga beda ama anak2 AFI.Kalo diliat dari segi jumlah penduduk, Indonesia dan India banyak penduduknya!. Dari segi kualitas, jelas Hady kalah dibanding 5 kontestan lain. Dari segi tampang? Ya! Rupanya itu dia kuncinya. So, menurutku ada beberapa alasan kenapa Hady yang menang
- Hady punya karisma n daya pikat, so banyak cewe2 dari 6 negara yang ikut voting dia
- Hady masih punya darah Indonesia, tepatnya darah Bugis. So, ga kecil kemungkinan kalo Indonesia, khususnya Sulawesi ikut milih Hady disamping milih Mike
- Malaysia ga mungkin milih Indonesia, cuz selama ini mereka merasa Indonesia lebih baik ketimbang negaranya *makanya mereka cari2 masalah terus* hehehehe, so masyarakat Malaysia juga lebih milih Malaysia & Singapura
Well, apapun hasilnya, pemenangnya tetep orang Asia. Dan darah yang dimiliki Hady, juga darah Indonesia. So, mari kita turut bersuka :)
Review Movie: I Am Legend
Author: funkyloveDec 18

My Name is Robert Neville
I am a survival living in New York
I am broadcasting on all AM Frequency
I’ll be at the south street port everyday at mid day
When the sun is highest in the sky
If you out there
If anyone is out there
I can provide food
I can provide shelter
I can provide security
If there is anybody out there
Anybody… Please…
You’re not alone
Itu tadi sepenggal kalimat yang diucapin Will Smith dalam film terbarunya, I Am Legend.
Film ini berkisah tentang perjuangan seorang ahli virus yang juga seorang kolonel bernama Dr Robert Neville -diperanin ama Will Smith- dalam menghadapi keganasan virus yang telah melanda New York, atau mungkin bahkan bumi. Virus yang semula diciptakan untuk menyembuhkan kanker ternyata berbalik menjadi sebuah virus ganas yang dapat mengubah mangsanya menjadi zombie kanibal yang tak terkendali. Virus itu telah meluluhlantakkan manusia sehingga hanya menyisakan Will Smith yang memiliki kekebalan alami, dan Samantha, seekor anjing German Shepherd betina.
Selama 3 tahun Neville hanya hidup sendirian bersama Samantha dan berusaha mencari tau apa yang dapat ia lakukan untuk menyembuhkan zombie2 itu. Dengan penuh perjuangan dan simbah darah, Neville terus mencari tau dan melanjutkan penelitiannya, sehingga sampai pada titik dimana Samantha terserang virus dan terpaksa ia bunuh dengan cara mencekiknya. kemudian saat Neville ingin membalas para zombie itu atas kematian Samantha, Neville terjebak dalam sebuah mobil dan zombie2pun siap menerkamnya. Beruntung, ada orang yang menolongnya. Ternyata sang penyelamat adalah pendatang yang kebetulan mendengar siarannya di radio. Pada detik2 terakhir, Neville berhasil menemukan obat penyembuh bagi zombie2 itu. Namun ia merelakan dirinya untuk mati, demi orang lain, sehingga menjadikannya sebuah legenda tak terlupakan.
Overall sih filmnya bagus. Aku suka banget ama aktingnya, settingnya, n juga jalan ceritanya. Apalagi adegan pas Will Smith nyekik Samantha ama pas niruin dialog di film Shrek, pas dia nyanyiin lagunya Bob Marley… Bener2 ga rugi nonton film ini! So, bagi yang belum nonton, ayo buruan nonton!
Prihatin kualitas sinetron Indonesia
Author: funkyloveDec 13
Udah jadi rahasia umum kalo kualitas film di negara kita kian hari kian memburuk, mulai dari kualitas film layar lebar sampe ke sinetron.
- Kualitas film layar lebar sekarang sama seperti kualitas sinetron yang biasa kita tonton sehari2, bedanya cuma di tempat pemutarannya. Yang satu di bioskop atau via DVD/VCD Player, yang satu di rumah alias lewat televisi
- Sinetron banyak menjiplak dari film luar negri. Yang terbanyak adalah film Asia (Korea, Taiwan, Jepang) dan disusul negara lainnya, salah satunya adalah Amerika dan Mexico!
Nah, ini ada beberapa film sinetron kita yang merupakan hasil jiplakan dari film luar negri:
- Kawin Muda (RCTI) - My Little Bride (Korea)
- Liontin (RCTI) - Glass Shoes (Korea)
- Siapa Takut Jatuh Cinta (SCTV) - Meteor Garden (Taiwan)
- Ciuman Pertama (Trans TV) - Itazura Na Kiss (Jepang)
- Opera SMU (RCTI) - Great Teacher Naomi (Jepang)
- Buku Harian Nayla (RCTI) - 1 Little Of Tears (Jepang)
- Pangeran Penggoda (RCTI) - Devil Beside You (Taiwan)
- Benci Bilang Cinta (SCTV) - Prince Hours (Korea)
- Penyihir Cinta (SCTV) - Magician Of Love (Taiwan)
- Kau Masih Kekasihku (SCTV) - At The Dolphin Bay (Taiwan)
- Pelangi di Matamu (RCTI) - Kamisama (Jepang)
- Pura Pura Kawin (SCTV) - Full House (Korea)
- Azizah (SCTV) - Maria Cinta Yang Hilang (Mexico)
- Cinta Bunga (SCTV) - Maria Cinta Yang Hilang (Mexico)
- Sujudku (SCTV) - Rosalinda (Mexico)
- Pacarku Pendek Sekali (TransTV) - Lovely Complex (Jepang)
- Bukan Diriku (RCTI) - Anything for You (Jepang)
- Cincin (RCTI) - Beautiful Days (Korea)
- Mendadak Kawin (RCTI) - Wonderful Life (Korea)
- Kasih (RCTI) - Person In Love (Korea)
- Luna dan Aina (RCTI) - Popcorn (anime/manga)
- Cinta Fitri (SCTV) - Pure 19 (Korea)
- Film Horror (Movie) - Scary Movie (Hollywood)
Nah, itu cuman beberapa judul, dan tentunya dari berbagai sumber.
So, ada apa dengan perfilman Indonesia? Apakah kita sebagai penikmat film benar-benar menikmati dan menyukai film jiplakan ketimbang film original Indonesia (Sangkuriang tuh original heehehehe)? Atau, para sutradara dan produser kita mau mendulang emas dari lahan orang lain? Atau, memang masyarakat kita yang suka dibohongi dengan cerita2 yang jauh dari realita?
[Lyrics] OST Enchanted - True Love’s Kiss
Author: funkyloveDec 12
Amy Adam - True Love’s Kiss
(Lyrics as used in film)
Giselle: When you meet the someone who was meant for you
Before two can become one there is something we must do
Animal: Do you pull each others tails?
Animal: Do you feed each other seeds?
Giselle: No, there is something sweeter everybody needs
I’ve been dreaming of a true love’s kiss
And a prince I’m hoping comes with this
That’s what brings everaftering so happy
And that’s the reason we need lips so much
Four lips are the only things that touch
So to spend a life of endless bliss
Just find who you love through true love’s kissGiselle: aaaaa aaaaa aaaaaaaaaaaa
Animals: aaaaa aaaaa aaaaaaaaaaaaAnimals: Shes been dreaming of a true love’s kiss
And a prince she’s hoping comes with this
That’s what brings everaftering so happy
And that’s the reason we need lips so much
Four lips are the only things that touchGiselle: So to spend a life of endless bliss
Just find who you love through true love’s kissEdward: You’re the fairest maid I’ve ever met
You were made…
Giselle: …to finish your duet
Giselle and Edward: And in years to come we’ll reminisce
Edward: How we came to love
Giselle: And grow and grow love
Everyone: Since first we knew love through true love’s kiss
Review Movie #2: The Hitcher vs The Messenger
Author: funkyloveDec 12

Dua film ini dari genrenya sih emang beda. Kalo The Messenger genrenya horor, nah The Hitcher ini genrenya thriller. Dari segi kualitas sih bagusan The Hitcher. Dari segi jalan ceritanya, The Messenger itu pasaran banget. Udah banyak film yang serupa, misalnya Juon, The Grudge.. Jadi pas nonton The Messenger, kita uda bisa nebak jalan ceritanya. Dan seperti biasa, kejanggalan terjadi. Pas detik2 terakhir Ben Solomon yang terbaring lemah gara2 ditikam dari belakang ama John Corbett tiba2 dengan sigap nolongin Jess yang kakinya ditarik ama John Corbett. Tapi setelah semuanya berakhir, malah Ben Solomon terbaring lemah *lagi*. Mana bisa sih seseorang yang uda ditikam, jatuh, dan tak berdaya tiba2 bangun dan bisa narik anaknya dengan sekuat tenaga, tapi trus lemes lagi?
Nah lain lagi ama The Hitcher yang menurutku secara keseluruhan lebih bagus ketimbang The Messenger. Justru film ini yang bikin aku tutup mata terus2an karena banyak adegan muncul tiba2 yang bikin jantung deg2an. Mungkin memang ada beberapa adegan yang ga masuk akal, tapi itu semua berhasil ditutupi dengan jalan cerita yang apik dan menegangkan. Endingnya juga ga diduga banget, karena ternyata bukan 2 jagoan yang tersisa, tapi 1 jagoan cewek! Dia juga yang berhasil mengakhiri perjalanan hidup sang psikopat yang udah ngebunuh pacarnya..
Review Movie #1: Enchanted
Author: funkyloveDec 12
Film enchanted ini nyeritain tentang pencarian true love’s kiss seorang putri cantik bernama Giselle (Amy Adams), Prince Edward (James Marsden), Robert Phillip (Patrick Dempsey) dan kawan2nya. Filmnya diawali di negri dongeng, dimana Giselle dan Prince Edward saling mencintai dan ingin menikah, namun sayang ibunda Prince Edward tidak pernah menginginkan putranya itu untuk merasakan jatuh cinta apalagi menikah. So, pas hari H pernikahannya, Giselle dilempar ke sebuah sumur oleh sang ibunda yang akhirnya membawa Giselle ke dunia nyata.
Beruntung ada yang nolongin Giselle pas dia tersesat di jalanan kota Manhattan. Meskipun awalnya berantakan, tapi toh Giselle tetap diijinkan tinggal di rumah Robert Phillip untuk sementara waktu sampai sang pangeran dateng buat jemput Giselle. Disini mulai banyak konflik2 terjadi, mulai dari rusuhnya kedatangan “manusia2″ negri dongeng, sampai pada detik2 terakhir Giselle dijemput oleh sang pangeran dan merasa berat untuk meninggalkan Robert.
Sebenernya dari pertengahan film kita uda bisa nebak endingnya. Dari posternya aja uda ada gambar Giselle yang membelakangi 2 cowok. Seharusnya dari situ penonton bisa menebak bahwa di cerita itu ada ada cinta segitiga, segiempat, segilima… hehehe… Trus keliatan banget klo Giselle jatuh cinta ama Robert.
Tapi secara keseluruhan sih aku suka film ini, lagunya juga bagus2. Kemarin sempet download OST nya 76MB :D






