Archive for the ‘ Uneg-Uneg ’ Category

Tamu tak diundang [Part II]

*Keseringan kedatangan tamu blogger ke Bali, postingan saya mendadak berubah seperti infotainment atau ‘Nikmatnya dunia’ yang dibawakan oleh Fauzi Baadilah itu*

Rabu, 10 Desember 2008

Kedatangan tamu blogger Jakarta ini tak lebih menyusahkan ketika Ichanx atau Chriswan datang. (Kedatangan Ichanx hanya saya posting menjadi 2 - 3 bagian, sedangkan kedatangan Chriswan hingga 6 bagian). Jadi saya bisa lebih santai mengantarkan beliau (baca: Imansyah) *nasib jadi guide BBC, pengangguran sendiri*

Hari kedua, saya bertugas mengantarkannya ke Ubud. Kemarin kami (Arie, Yanuar, Dian Ina, saya, Ikke dan Imansyah) sepakat untuk menghadiri anniversary Jazz Cafe di Ubud. Rencana awal adalah, Arie menjemput Imansyah di Kuta, lalu berkumpul di markas BBC. Tapi karena motor Arie dipinjam sang adik, rencana berubah. Ikke menjemput Imansyah di Kuta, lalu berkumpul di markas BBC. Lagi-lagi, Ikke belum bisa keluar kantor hingga pukul 6 sore, karena diskusi yang alot di kantornya. Itu artinya, *arghhhhhhhh* saya harus menjemput Imansyah di Kuta, lalu memboyongnya ke markas BBC. Tapi ternyata beliau yang ke rumah saya dengan penuh pengertian *heheheh* Read the rest of this entry »

Tamu tak diundang [Part I]

Saya memang tak mengundang dia. Lha wong tiba-tiba di plurknya bilang bahwa beliau sedang menanti keberangkatan pesawatnya menuju Bali. Walah walah… Imansyah mau ke Bali! Setelah saya cermati berulang kali *maklum, daya ingat saya lemah alias pikun akut*. Pertama, saya agak susah mengingat wajah antara Imansyah dan Isman. Yang kedua, saya bahkan lupa Imansyah ini siapa. Tak ada sedikitpun bayangan tentang siapa Imansyah, saya hanya ingat bahwa kami pernah kopdar sewaktu di Jakarta.

Yang fakir benwit ati-ati….

Kopdar bersama CahAndong…

Jumat, 5 Desember kemarin saya mulai meninggalkan kota Bandung. Sewaktu menanti keberangkatan X-Trans, saya dan salah seorang teman saya menyempatkan diri untuk memesan mie goreng. Tak disangka tak diduga, yang datang adalah mie goreng dicampur air (kuah). Tak terbayangkan rasanya yang begitu aneh dan sedikit menggelikan. Ketika ditanya, si penjual hanya menjawab “mie goreng ya gitu itu. kadang dicampur air, kadang ga”. *Ya ampun, Bang… Sekalian aja direbus, dicincang dan digoreng!!!* Selebihnya…

Acara BBY seharusnya dimulai pukul 7.30 pagi, namun ternyata banyak yang datang terlambat -dan tentu saja bisa dimaklumi adanya- sehingga akhirnya tertunda hampir satu jam. Entah siapa saja yang hadir, saya tak ingat. Seingat saya ada Nengthree disana, tapi kenapa beliau tak menyapa saya? Bila berkenan, silakan kalian mengisi komentar disini sehingga saya tau siapa yang hadir di acara BBY kemarin…

Setelah bebersih dan pembagian doorprize

Kali ini postingannya tak raib

Kopdaran Bandung Jilid I

*lirik-lirik postingan sebelumnya… duh masih utang 1 postingan tentang PB ya? males euy*

Kemarin siang tiba-tiba perut ini mengemis sepiring siomay Bandung. Tapi apa daya, tak seorangpun mau menemani makan siomay yang dimaksud. Keinginan untuk menyantap siomaypun pudar, berganti keinginan menyantap donat-donat J.Co*jauh amat yak?*

Setelah contact Senny, ternyata dia setuju untuk menemani saya ke J.Co Ciwalk. Jadilah kami ke Ciwalk, sambil menanti kedatangan Yudha. Setelah hampir 2 jam disana, kami memutuskan untuk berjalan-jalan dan akhirnya memarkir pantat di Soho. Sambil ngeplurk dan ngefesbuk, kami menunggu kehadiran Nanas, si bocah SMP yang menggemaskan. Ada kejadian lucu dimana Nanas memesan segelas Milo Refill, dan yang dibayangkannya adalah sebuah gelas dan sebuah pitcher!

Foto-fotonya…

Saya tak sanggup berkata-kata lagi. Mood saya untuk ngeblog belum pulih saking asyiknya menikmati suasana liburan. Yang jelas, saya di Bandung nih! Mungkin saya bertahan disini sampai awal Desember. Beberapa waktu yang lalu saya sempat 2x kopdar. Buat yang belum kopdar, mari kita berkopdar ria. Just contact me at 081803080654 okay?

Oh iya, tanggal 22 November nanti saya akan ke Jakarta untuk menghadiri Pesta Blogger di kantor BPPT - Thamrin, dan saya ditemani beberapa perwakilan BBC, beserta beberapa blogger Bandung. See ya there!

Siapa sajakah yang ada di foto atas? Yang saya ingat hanya Anom, Dhiemazt, Nanas, Ichanx, Shelly, Andi dan Bunda Endhoot

Ngeblog tak selamanya indah

Beberapa hari terakhir ini, blog saya sering menjadi sasaran pengunjung iseng. Banyak komentar yang bersifat mencela, melecehkan dan bahkan memaki tak jelas. Beberapa dari komentar-komentar itu memang ada yang saya hapus, namun ada beberapa komentar yang saya anggap angin lalu.

Ada yang mengatakan bahwa saya ini perek murahan yang tidak sadar diri. Ada juga yang mengatakan bahwa wajah saya ini perlu renovasi alias operasi plastik. Tak tanggung-tanggung, ada yang meyakini bahwa saya pernah melakukan aborsi. Entahlah apakah pelakunya orang yang sama atau tidak, tapi yang jelas saya mulai merasa terganggu dengan kehadiran komentar-komentar semacam itu. Bagaimana tidak, di sebuah postingan yang berbicara tentang makanan nikmat, tiba-tiba ada komentar usil seperti itu. Postingn ini tidak penting

Akhirnya sampai juga di bagian akhir dari rangkaian perjalanan saya mengelilingi sebagian Bali.

24 Oktober 2008

Makan siang hari ini adalah babi guling Pak Malen. Banyak yang menyebutkan bahwa babi guling disini enak. Saya dan Chriswan mulai menyusuri Jl. Sunset Road demi mencari warung babi guling ini. Tak dinyana, ternyata tempatnya bersebelahan dengan ruko yang sempat ingin saya kontrak. Namun berhubung rolling door di ruko itu belum terpasang, akhirnya saya memilih lokasi lain. Ternyata makanan disini tidak senikmat yang saya rasakan di Gemah Ripah - Denpasar. Kuahnya spicy, mirip dengan yang di warung babi guling Chandra - Denpasar. Tapi secara keseluruhan, Gemah Ripah is the best!

Babi guling Pak Malen

Kemudian kami berjalan-jalan di sepanjang Seminyak (baca: jalan kaki). Serasa menjadi turis di kota sendiri. Sudah sejak lama saya memimpikan bisa berjalan kaki di sepanjang Kuta, bahkan kalau perlu sepanjang pantai ini. Window shopping, pasti menyenangkan! Dan hari ini saya merealisasikannya. Rencananya pukul 4 sore nanti akan berangkat ke Pantai Balangan untuk mengantar Chriswan memotret sunset, jadi kami menghabiskan waktu untuk berjalan di Seminyak, lalu mampir ke stand BBC sejenak. Ada Bli Dewaji dan Dexno yang sudah berjaga-jaga di stand sambil menikmati Bir Bintangnya. Saya hanya merampas makanan yang tersedia di meja, lalu kabur menuju ke Pantai Balangan.
Yuk baca…

21 Oktober 2008
Hari ini adalah pertama kalinya saya menjaga stand BBC. Sebelumnya mohon maaf buat Sakti dan Dek Didi, karena saya agak terlambat datang, dan saya juga sempat menitipkan stand kepada kalian gara-gara kelaparan. Makan siang kali ini saya memilih Warung Made. Alasannya? Saya tak banyak mengenal tempat makan di Kuta, dan karena saya membawa tamu kehormatan, Chriswan, maka saya rekomendasikan tempat yang ramai dibicarakan orang ini.

Spaghetti Pork Carbonara, Strawberry Yoghurt dan nasi campur ala Warung Made

Lanjutkan baca petualangan saya

18 Oktober 2008
Fieldtrip Kuta Karnival telah usai. Saya segera mencari tumpangan untuk pulang ke rumah. Teriknya mentari siang ini membuat kulit saya hangus terbakar. Saya ingin mandi untuk menghapus keringat yang mengalir di sekujur tubuh saya. Thanks to Mas Hendra yang mau mengantar saya pulang dan menculik saya ke kantor Baliorange. Sebenarnya bukan diculik, tapi saya yang memintanya karena saya harus melanjutkan perjalanan saya ke Ubud sore ini juga. Awalnya saya berencana ke Ubud bersama Mbak Dian Ina, tapi ternyata beliau sibuk bekerja sehingga tak sempat mampir ke Denpasar. Intan yang awalnya berencana menghadiri story telling di Casa Luna juga tiba-tiba membatalkannya. Alasannya: hangover!
Lalu?