31 Desember 2008 - 1 Januari 2009

BBC punya agenda baksos di Lembongan Island, sebuah pulau kecil nan indah, sekitar 45 menit menyeberang dari Sanur. Lho, tahun baru kok malah baksos? Apa ndak nyesel tuh? Lha buat apa nyesel, masih banyak yang melewati malam pergantian tahun dengan cara tidur nyenyak kok… Apalagi ini acaranya di Lembongan yang indah nan keren itu, sapa tak mau?

Rencana BBC berangkat jam 8 pagi, tapi karna persiapan belum selesai, saya ikut kloter kedua jam 2 siang. Kami menumpang sebuah kapal boat dengan tarif Rp 55.000,- per orang. Saya, Gde, Betha, Eka, dr. Hariyoga dan Mang Sila berebut naik ke atas kapal. Sebenernya agak waswas, karena sehari sebelum keberangkatan saya mendapat berita bahwa di daerah pantai ini ada 2 orang yang terseret ombak, sementara di pantai selatan Bali lainnya ditemukan 5 orang yang mati terseret ombak. Takut? Jelas! Tapi toh saya masih punya Tuhan, jadi semua saya serahkan pada Beliau. Sukur-sukur kalo masih bernyawa dan bisa ngeblog lagi.

Sebelum boat tancap gas, yuk narsis!

Me & Betha

Mama, aku di Lembongan niiih!

45 menit perjalanan, akhirnya kami sampai di Mushroom Beach yang indah. Airnya jernih, dan ombaknya sangat tenang. Mabuk laut? Oh tidakkkkkkkkkkkkkkk!! Untung saya dan yang lainnya ndak mabuk laut hehehe.. *lirik-lirik kloter satu yang pada jackpot*. Rencananya rombongan kami dijemput oleh salah satu penduduk desa lembongan, tapi ternyata si Bapak salah menjemput di pelabuhan yang lain, jadilah kami menanti dalam narsis. Foto foto, jeprat jepret sana sini, akhirnya kami dijemput. Menumpang di sebuah mobil bak terbuka, kami duduk di belakang semua. Seru ternyata, jalannya ekstrem, grunjal grunjel, belum lgi semak belukar yang kerap menghampiri punggung dan kepala sehingga kami harus bolak balik membungkukkan badan.

Ini loh alat transportasi kami selama berada di Lembongan, selain jalan kaki tentunya

Tujuan pertama adalah koperasi desa. dr. Cock, Yudi, Ikke, Gus Tulank, Bli Gendo & Istri, Bli Ardana & Istri, Anton, Mbok Lode dan Bani udah menyambut kami. Di sini kami menyerahkan bantuan berupa obat. Sebelumnya dr. Cock sudah menggelar pelayanan kesehatan gratis untuk para penduduk setempat. Karena antusias penduduk, stok obat yang dibawa oleh kloter satu pun terasa kurang, sehingga dr. Hariyoga membawakan stok tambahan untuk dibagikan pada penduduk setempat.

Pelayanan kesehatan, bekerjasama dengan Kisara Youth Center

Tujuan kedua, MAKAN! Entah ini makan gratis atau bayar *pasti bayar lah*, tapi yang jelas setelah makan kami langsung kabur semua. Maafkan kami, bli Ardana. hihihi… Acara baksos hari ini hanyalah pelayanan kesehatan gratis, dan tentunya setelah ini acara bebas! Lalu kami kembali ke Villa untuk pembagian kamar, lalu BERENANG!! Nama pantainya ini Bias Tugel, dan untuk mencapai lokasinya kita harus menelusuri jalan setapak yang lagi-lagi penuh semak belukar. Tapi semua itu tak ada artinya dibanding apa yang kami dapati. Sebuah pantai yang indah, lebih indah ketimbang Mushroom Beach, pasir putih, air yang jernih, tebing-tebing di bibir pantai, dan tentunya ombak! Ombaknya bagus! Serunyaaaa! Sekitar jam 6 sore, acara games sesi pertama saya buka, yaitu mengumpulkan 6 pria untuk dijadikan 3 tim. Acaranya standar, merias wajah dan memecahkan balon kondom yang diisi air.

Ini lho pantainya. Bagus ga sih? Keren ga sih?

Gelap ya? Lha wong emang uda abis sunset!

Games di pinggir pantai

Gelappun datang, kami kembali ke villa untuk mandi dan menyiapkan acara pesta tahun baru. Acara malam ini diawali dengan makan malam, ngobrol sejenak, perkenalan dan pembagian hadiah serta *lagi-lagi* games. Ada 2 macam games yang digelar. Pertama membagi peserta menjadi 3 tim masing-masing 4 orang. Setiap tim harus tidur telentang memanjang seperti barisan gerbong kereta api. Untuk memperpanjang barisan, tiap tim dipersilakan menggunakan segala macam aseori yang menempel di tubuhnya (misal kacamata, kalung, sabuk, sweater, syal, celana, baju, dsb). Games kedua yaitu bertukar pakaian, dimana 2 orang yang berdiri saling memunggungi, lalu melepas pakaiannya dan memasangkannya ke tubuh pasangannya.

Menanti pergantian tahun..

Setelah acara games selesai, tiba saatnya pembagian doorprize sebuah HP. Pas mau ngundi, tiba-tiba ada bule lewat dan langsung kami hadang untuk mengambil nomor undian. Dan pemenangnya adalah Ikke!!! (idiot) (idiot) (idiot)

Happy New Year from BBC!

Malam pergantian tahun masih panjang, lalu kami duduk melingkr dan mulai curhat seputar dunia blog serta harapan di tahun 2009. Tak terasa ssi curhat berlangsung cukup seru dan lama hingga tanpa disadari tiba saatnya kami berdiri dan meniup terompet. Happy New Year!!!! Mari kita nyalakan kembang apinya! Bersaing dengan resort sebelah, kembang api bersaut-sautan dengan indahnya. Kami bersalaman, berpelukan dan bermain tanpa henti.

Sayangnya, keesokan harinya saya, Gde dan Betha harus kembali ke Denpasar sepagi mungkin. Padahal masih ada acara baksos BBC, yaitu membersihkan pantai dan pemasangan papan petunjuk jalan di 3 titik. Dan yang menyebalkan, mereka ke Nusa Ceningan!!! Mereka uda menginjakkan kaki di Jembatan Kuning!!! Aaaarrgghhhhh!!! Ini baru IRI namanyaaaaaa!!!!!! Awas kaliannnnnnnnnnnn………………….

Jadi kalo ada yang bilang blogger itu negatif, lihatlah kami!!! Persahabatan, kekompakan, keakraban dan kepedulian sosial yang kami dapat dari dunia blog!

Akhir kata….

Saya tetap Miss Tidur di tahun 2009 ini!!!

Keterangan gambar: Duduk lesehan di jukung yang mengangkut rombongan nikah, baru naik jukung, uda langsung ndlosor dan tidur. Pas bangun ternyata uda nyampe Sanur… hihihi

PS: Thanks to Gus Tulank, Yudi, Anton, Eka atas foto-fotonya. Dan thanks to segenap sponsor, Mongkiki, Bali Orange Communication dan sponsor-sponsor lainnya yang tak bisa disebut satu per satu..