Siang itu, 13 Februari 2010 pk 11.00 saya berangkat ke Bandara diantar oleh seorang sopir. Ya, perjalanan saya kali ini menuju ke kota Surabaya untuk… ah… untuk apa ya? Kebetulan saya punya jadwal reuni bersama teman-teman SMP di sana, jadi saya memutuskan untuk berangkat hari Sabtu. Perayaan Valentine? Oh no… Sebenarnya saya bukan pengikut acara Valentine, tak ada yang spesial di hari Valentine. Menurut saya, hari jadi masih jauh lebih spesial ketimbang Valentine. Dan yang paling penting adalah sikap dan hubungan kita dengan orang-orang yang kita sayangi, bukan hari Valentine nya! Iya kan?^^
Back to topic, akhirnya saya tiba di Bandara Ngurah Rai pk 11.30 WITA dan langsung menuju ke check in counter. Antrian di sana cukup panjang dan melelahkan, belum lagi saya sempat salah antri di barisan penumpang tujuan Jakarta. Ketika saya menoleh ke belakang, ternyata ada salah seorang rekan mama yang juga sedang antri di barisan yang sama dengan saya. Lumayan lah, ada teman untuk mengalihkan rasa bosan dan capek setelah beberapa menit mengantri. Tiba-tiba, terdengar suara ibu-ibu yang tampak ngomel-ngomel, katanya pesawat yang akan kami tumpangi delay hingga pk 15.00 WITA. WHAT?!?!?!?!
Ternyata benar, semua penerbangan ke Surabaya terpaksa di-delay karena adanya penutupan Bandara Juanda Surabaya. Dengan lemas, akhirnya saya menuju ke ruang tunggu sembari ber-facebook ria. Wah, suasana di dalam ruang tunggu (Gate 15) benar-benar penuh sesak, ramai tak terkendali. Banyak penumpang yang tidak mendapat jatah tempat duduk sehingga kebanyakan dari mereka harus berdiri dan bahkan duduk di lantai. Termasuk saya.
Sembari menanti jatah kursi, saya mengamati status fb teman-teman sekalian, berharap ada yang senasib sepenanggungan^^. Dan, KETEMU! Namanya Samvara, dan beliau sedang menikmati delay di Cempaka Lounge. Betapa beruntungnya saya hari itu, akhirnya saya menyusulnya ke lounge, dan menikmati hidangan-hidangan yang tersedia di sana. Dari Samvara, saya mengetahui bahwa Bandara Juanda ditutup akibat pesawat Batavia Air mengalami pecah Ban di landasan sebelum lepas landas. Hingga pukul 13.00 WIB, pesawat belum juga di evakuasi sehingga segala penerbangan dari dan ke Surabaya terpaksa ditunda. Beberapa penerbangan dari Manado, Samarinda, Balikpapan dan Ujung Pandang bahkan di-divert ke Bali. Oh, itu rupanya yang membuat ruang tunggu jadi penuh sesak hari ini :)
Akhirnya, satu per satu pesawat dengan tujuan penerbangan ke Bandara Juanda diberangkatkan. Dimulai dari Batavia Air, Garuda Indonesia, Mandala Airlines, dan Merpati Nusantara. Saya yang menumpangi pesawat Lion Air JT053 belum mendapat jadwal keberangkatan. Beberapa kali saya terpaksa menelepon ke Call Center untuk mendapat kepastian, tapi selalu sia-sia.
Hingga pk 17.00 WITA, masih belum ada kejelasan kapan pesawat akan diberangkatkan. Sejak siang tadi, saya hanya menerima informasi simpang siur. Jam 3 berangkat, jam 5 berangkat, dan info terbaru yang saya terima adalah jam 6! Rekan mama yang kebetulan ada di lounge yang sama, akhirnya memutuskan untuk refund tiket dan mencari penerbangan lain. Karena merasa kurang sabar, sayapun mengikuti jejaknya. Maskapai yang memiliki rute penerbangan ke Surabaya hanya tersisa Merpati Nusantara pk 17.00 WITA, dan Garuda Indonesia pk 19.05 WITA dengan kisaran harga enam ratus ribuan. Sialnya, tiket Merpati Nusantara tidak bisa saya dapatkan karena seat yang telah sold out. Akhirnya saya membatalkan rencana untuk refund.
Di tengah-tengah rasa kalut, saya bertemu seorang teman lama yang bekerja di Garuda Indonesia. Kiki lah yang membantu ‘menampung’ saya di kantornya. Sesekali dia meyakinkan apa saya ingin terbang menggunakan pesawat Garuda atau tidak. Ah, tidak. Saya lebih baik menunggu Lion Air yang konon katanya diberangkatkan pk 18.00 WITA. Sembari menunggu, saya bertemu dengan seorang teman lainnya yang bekerja di Lion Air. Dengan rasa kesal, marah, bingung dan bercampur iseng, saya menelpon si teman, Yana, dan berura-pura komplain atas keterlambatan penerbangan saya. Hihihi…
Akhirnyaaaaa….. “Mohon perhatian. Pesawat Lion Air dengan nomor Penerbangan JT053 dengan tujuan Surabaya akan segera diberangkatkan. Penumpang dipersilakan memasuki pesawat melalui pintu nomer lima belas!” Surabaya i’m coming yay! Eits, lirik BB sebentar, ternyata sudah pk 18.20 WITA. Ah! Capeknya…
PS: sayang ga sempet motret sikon pas itu… :(
Hi, namaku Fenny -biasa dipanggil Fenny, Fenfen, Pepen-, lulusan D3 Manajemen Informatika yang saat ini sedang menempuh pendidikan S1 Sistem Komputer di sebuah perguruan tinggi swasta di Denpasar, Bali dan sedang menyusun skripsi. Memiliki hobi tidur dan jalan-jalan, serta penderita penyakit pikun akut yang harus segera ditangani oleh dokter ahli. Selain itu, penulis memiliki kegiatan ga penting lainnya, seperti kopdar, ngeplurk, ngeblog, YMan dan juga merawat 37 hamster kesayangannya. 






waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
eh kamu siapa siy?
alow cc.. saya baik² saja.. gimana diri mu? sibuk paan ni skarang? no mu masih yg lama apa dah ganti? msg no mu ke email ku donk cc.. hehehe.. masih di jkt saya.. cuman tanggal 20an mau ke kupank. ada acara disana..
miSS u always
Duh..kasian ya…..mau ngga mau kan harus sabar…btw salam kenal aja ama anak masihbelajar
Wakakaka. parah amit.. bisa begitu?? lol. tapi emang bandara rame kek semut tuh paling gak enak yah. penerbangan lokal yah gitu deh pasti selalu :D hoho.. btw masi di surabaya sis? :) eh.. btw aku mulai blogging lagi
kalo ga salah , di hari sabtu itu semua jadwal penerbangan seindonesia emang kacau coz sedang banyak angin kencang dan banyak bandara yang ditutup sementara,
salam kenal ya
@yudhi: salam kenal juga
@coretanku:
@Jane: hoho^^ tapi aku rada males lagi nih
@barang antik: pas itu ada kejadian ban pesawat batavia pecah sebelum take off. jadi semua penerbangan dari/ke sby di delay sampe pesawat berhasil di evakuasi
Wah saya beruntung belum pernah mengalami hal sepeti itu namun seringnya terkena delay…….. hehehe
salam kenal
Wah… ternyata di bandara bisa juga kita KKn… xixixixi… kalo gag, ga bakalan dapet tiket… :D
asiiiik… blognya fenny hidup lagiiii
wahhh … gawat tuh !!!
Harusnya di potret atau di rekam jadi bisa jadi wartawan lepas, sapa tahu di jual ke metro tv laku
Untung waktu itu saya ga di sana.. heheh
Curhat ni yee
yang pasti kan jadi berangkatnya…kalo masalah nunggu tuh..ya gmn..mesti sabar ,,,itu namanya musibah yang tak terduga…
menyedihkan sekali, mang tuh kalo suka telat pesawat suka bikin kta BT
owh… waktu kejadian pesawat batavia air itu… saya tau dikit dari televisi
Nih tulisan tahun berapa nih? ajib bener, rame hihihihi
@HostingWordpress

ya tulisan kapanpun Host, yang penting anget… wakakkaka
Masih mending terlantar di bandara, tempatnya bersih, adem…. lah kalo terlantar di pasar hewannnnn….. hayoooo….?
Wah… ternyata di bandara bisa juga kita KKn… xixixixi… kalo gag, ga bakalan dapet tiket… :D
Nih tulisan tahun berapa nih?