Beberapa waktu yang lalu, saat aku sedang menyantap sego sambel di bilangan Dharmawangsa - Surabaya, tiba-tiba aku dikejutkan oleh dering telepon. Kudengar isak tangis di seberang sana. Ia berkata, “Fen, Ceking dibawa polisi….”. Hah? Ceking? Yah, Ceking adalah orang yang sangat dekat denganku. Dia adalah orang yang setia mengantar kemanapun aku pergi. Ceking yang selalu menyediakan gado-gado favoritku ketika aku datang ke rumahnya. Ceking yang selalu menawarkan ayam goreng kesukaanku, dan Ceking yang selalu berbagi es krim denganku.
Akupun bertanya-tanya, kenapa Ceking dibawa polisi. Sebagai tersangka, atau sekedar saksi? Melihat dia-yang-menelponku terisak, aku semakin yakin bahwa Ceking terlibat suatu kasus kejahatan atau apalah itu. Dia-yang-menelponku berkata, “tiga setengah gram shabu-shabu ditemukan di kamarnya semalam. Dia digrebek saat pesta shabu shabu di rumah, Fen….” . Seketika aku lunglai dan tak mampu berkata-kata. Lidah ini terasa kelu mendengarnya. Ceking memang sering terlibat kasus, termasuk judi. Bahkan Ceking pernah mendekam di tahanan karena ulah judinya yang menggila. Ini adalah kali kedua aku mendengar berita penahanan Ceking.
Esoknya kulihat di Metro TV, SCTV, TransTV, wajahnya menghiasi berita pagi itu. Tertunduk lesu sambil berusaha menutupi wajahnya dengan koran, Ceking menjawab satu per satu pertanyaan dari polisi. Aku tau Ceking pasti malu, teramat sangat. Ah, maafkan aku Ceking… Aku belum bisa menjengukmu. Ujian ini harus segera kuselesaikan, setelah itu barulah aku akan menemuimu.
Beberapa hari kemudian, aku memutuskan untuk menjenguk Ceking, bersama beberapa orang terdekatnya. Matanya berkaca-kaca saat bertemu denganku. Ceking meminta maaf, dan dia berusaha memelukku namun ia enggan. Ceking hanya merangkul bahuku sambil berusaha tersenyum. Wajahnya lusuh, dia terlihat lebih kurus dan kusam.
Apa yang kau lakukan berhari-hari mendekam di Lembaga Permasyarakatan ini, Ceking? Ia mulai bercerita, bahwa kamar mandi di dalam sel itu begitu kotor, bau dan berlumut. Airnya keruh dan membuat badannya gatal-gatal. Kamar mandi itu tanpa pintu! Dia harus makan, tidur, buang air, mandi dan merenung di satu tempat. Bahkan ia harus bangun di pagi hari untuk berolahraga bersama napi lain. Ah, itu bukan kebiasaanmu, Ceking.
Air mata mulai membasahi sungai pipiku tatkala mendengar ceritanya. Aku tak ingin Ceking melihatku menangis. Aku tak ingin kesedihanku ini menambah rasa bersalahnya. Biarlah kupendam kesedihan ini. Kuusap air mataku, dan kuganti dengan senyuman terindah. Kuceritakan segala hal yang membuatnya tersenyum. Aku tau ia tersenyum dalam paksaan, dalam hatinya ia masih sedih dan terluka. Ah, Ceking… Maafkan aku. Aku memang bukan yang terbaik.
Sejak itu, setiap minggu aku selalu menjenguknya. Jika aku tak sempat, aku hanya menitipkan terang bulan, gorengan, rokok, baju baru dan beberapa camilan lainnya melalui sipir. Ceking berkata bahwa tak semua titipanku jatuh ke tangannya. Sipir-sipir itu terkadang mengambilnya untuk keperluan pribadinya. Terkadang aku harus menyelipkan makanan-makanan itu ke dalam baju-baju yang kubungkus koran, sambil menitipkan sebungkus rokok untuk para sipir. Hidup di penjara begitu susah.
Beberapa kali Ceking menjalani persidangan, hingga akhirnya hakim menjatuhkan vonis 1 tahun penjara dikurangi masa percobaan. Itu artinya, sisa masa penahanan Ceking adalah sepuluh bulan dan Ceking bisa mengajukan bebas bersyarat ketika ia berhasil menjalani 3/4 masa tahanannya.
Hari demi hari dijalaninya dengan begitu berat. Bahkan Ceking harus membantu salah satu temannya untuk berjualan sate disana, demi mencari kesibukan. Sangat sulit untuk mencari kesibukan di penjara, katanya. Hanya itu satu-satunya yang bisa dilakukannya, selain menjual pulsa, mie instant dan rokok. Begitulah hidup para napi, saling berjualan dengan cara barter [beberapa tetap menggunakan uang]. Tak sedikit pula napi yang saling adu kekuatan tatkala salah seorang napi terjerat hutang dan tak mampu membayar pada napi lainnya. Siksaan tak hanya datang dari napi. Para sipirpun terkadang menyiksa mereka. Hanya karena kancing baju yang lepas, celana yang belum diresleting, kurang senyum pada sipir, tidak berbagi rokok pada sipir, itu semua bisa membuat mereka menerima pukulan dari para sipir.
Untunglah Ceking bisa menerima keadaan, dan Ceking semakin mendekatkan diri pada Tuhan. Aku suka cara itu, Ceking! Aku tak menyangka bahwa Ceking bisa menjadikan ini semua sebagai pembelajaran diri. Dan ketika ia diungsikan ke LP Madiun, ia tetap teguh pada keinginannya untuk bebas.
Ah Ceking, aku tau betapa menderitanya dirimu. Aku berjanji, kelak kau keluar dari tempat laknat itu, aku akan selalu mengingatkanmu untuk menjauhi kebiasaan burukmu. Aku akan selalu membahagiakanmu, sampai aku dewasa nanti, sampai aku tak bernafas lagi…
Akhirnya, aku harus berangkat ke Madiun untuk menjemput Ceking. Kali ini aku tak melihat raut wajah sedih. Aku melihat raut kemenangan di wajahnya. Ceking selalu tersenyum, dan ia selalu melambaikan tangan pada teman-temannya yang masih harus menjalani masa hukumannya. Para sipirpun mulai tersenyum. Tak ada lagi kekerasan, Ceking. Lihatlah langit diatas sana! Mereka menyambutmu, Ceking! Berjanjilah bahwa ini terakhir kalinya aku menjemputmu di Lembaga Permasyarakatan. Berjanjilah bahwa perbuatan haram itu akan kau jauhi. Aku menyayangimu, Ceking. Sama seperti kau menyayangiku…
Ya, aku masih menyayangimu!
PS: Gambar diambil dari kimbalina.com







Penyesalan selalu terjadi belakangan, semoga cerita seperti ini bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua supaya tidak menyentuh narkoba… :marah:
bener… memang penyesalan itu slalu terlambat. kalo skola, pasti si Penyesalan ini ga naek2 kelas deh
Wah, akhirnya bisa dapet pertamax juga ditempat seleb blog…. :dance:
maaf, pertamax habis :D
hiks hiks.. sedih gila kan, lo sayang bgt ama mereka, tapi mereka ga peduli sama nasehat2 lo, merasa useless, apalagi kalo kaya kasus elo, tiba2 dah dipenjara aja die, lebih sakit ati kalo gw mah, kalo tau dia “bermasalah”pasti lebih kenceng lagi “ngomel2″nya, gw ga setuju sih kalo ada yang bilang “orang kaya gitu mah jangan di omelin” gw pasti ngamuk, hiks
iya Fey.. si Ceking itu juga kena omel tp cuek bebek… Pas kena tangkep juga diomelin sana sini. Tapi mo gimana lagi, uda kejadian…
manusia manusia….
kadang hanya inget tuhannya pada saat mereka terjatuh..
*walah gek opo kui
….
ya memang itu tipikal manusia, selalu lupa sama Tuhannya ketika asik dengan surga dunianya…
iyaaah fen…semoga ceking, dan kita smua bisa belajar, dari pengalaman ndiri dan orang laen….. selamat buat ceking…..semoga bisa menjadi lebih baik…
amin….. sepertinya uda ada perubahan kok
itulah manusia
*fasriding*
hahaha, untung ga OOT komennya
Moga aja, apa yang dialami ceking bisa jadi pelajaran buat kita semua!
amin…
Iya. smg jadi pelajaran buat kita semua..
betul betul, seharunya sih begitu
wew,,
pasti shock bgt kl tw orang terdekat kita ditangkep polisi…
moga2 bisa jadi pelajaran buat kita semua
dan moga2 ceking ndak mengulang lagi apa yang sudah pernah jadi batu sandungan dia itu
shock dan bener2 kalang kabut… antara marah, kaget, sedih dan kecewa…
antara masuk penjara sama jatuh sakit yang bisa menghentikannya!
itupun kalo bisa jera!
yang bagus itu dari diri sendiri!
wekekekeek!
betul ituh!! masuk penjara aja belum tentu bikin kapok, yang penting kemauan
*kasih tissue buat fenny*
kok tissuenya bau gini, mom?
saya mengerti sekarang
mengerti apah :D
fenny…ikut sedih ya,hikhikhik..mudah-mudahan ceking bisa ambil hikmahnya dari semua kejadian tersebut..
iyah…. makasih
wew..so sorry to hear that. pasti berat banget klo temen kita kena masalah ky gitu. moga2 temennya fenny bisa cepet lepas dari kecanduannya
sekarang si Ceking uda diruwat dan dikerangkeng… kayaknya ndak macem2 lg hehehehe
semoga setelah keluar nanti ceking tidak akan pernah menyentuh barang haram itu lagi.. dia gak kecanduan kan fen?
udah keluar kok, dan dalam setahun ini menunjukkan gejala baik
Betul! Setuju!
Eh ngomongin apaan sih..?
*balasan darii komen nggak nyambungmu*
Hehehehe!
curang curang curang! wekekeke… donny curang, copy paste ide orang :P
Bener-bener pelajaran hidup yang berharga…
Fakta sudah ada, tinggal kita yang harus berguru pada pengalaman dan membenahi diri…
*eleuh.. sok bijak ginih*
hehe…
semoga itu semua ga terjadi lagi pada Ceking, kamu, kalian, dan semuanya…
ya itulah kehidupan mbak….mesti byk belajar dari pengalaman :cozy:
iya….
Fen, ini beneran atau cerita yang mau dikirim ke Mira Lesmana buat nyaingin Laskar Pelangi ? Aku juga punya temen yang dulu ketangkep polisi karena ketauan nyabu, tapi cuma ditahan beberapa hari terus lepas tuh…..biasaaaa……duit punya kuasa, kaa temenku selama masih ada duit bisa lepas deh, wong polisinya nunjukin duit sogokan sampe satu kardus bsear…..weleh……weleh…….btw sudah mandi belum hari ini ?
beneran kok.. tapi si Ceking ga bisa nyogok sampe bebas, soalnya uda target operasi. jadi cuman bisa nyogok biar barang buktinya ga tertulis ‘banyak’.
Mandi? udah dong… hehehehe
sekali narkoba, susah lepas deh, mending ga usah mencoba dr awal …
ada temen yang pernah nyoba dan bilang kalo nyabu itu ga asik….
Jangan sampe dweh…
..
:dance:
:idiot: mendingan “ngeblog”
iya saya juga ngeblog
kalau saya mending beli burjo dan sate usus ajah deh di cafe gaul
ahahaha jadi kangen sama kafe gaul ituh…
Aih, Hidup ini bahagia sekali kalau harus menghadapi cobaan, namun masih punya seorang sahabat yang masih menyayangi, dan tidak menghakimi saat ia terjerat oleh kesalahannya sendiri…..
:cozy: tapi lebih baik lagi jika kita bisa menjadi sahabat yang kritis secara positif
kadang kita harus belajar dari sesuatu yang pahit untuk bangun dan belajar. salam kenal ya
iyah bener… salam kenal jg yah
panjang bangett ..
BTW, penyesalan emang datang belakangan. Dan syukur kalo2 pengalaman bisa menjadi sebuah pembelajaran, pendewasaan.
Ayo
harusnya ya memang bisa jadi lebih dewasa dan jauh lebih baik lagi
pengalaman adalah guru terbaik bagi kita…
amin dah
duh ampun deh kl ama yang namanya narkoba….amit2…..
iya iya kuampuni….
ceking sapa, fen? anak stikom, yah?
bisa jadi pelajaran tuh…
bukan anak kampus manapun kok :D
Lahhhhh ??? kok ada madiun ?? ga kopdar nih ?? gendut oh gendut riwayatmu kini. eh ceking ding :idiot:
ahahahaha… itu kan sebelum kenal kamu bay…
waoww .. ternyata beneran toh fem , kirain ini cerpen
hmm .. moga2 kedepan-nya si ceking bisa menjadi lebih baik yaa
amin
beneran hiks… tapi kejadiannya uda lewat kok… hehe thx anw
wah pantesan dia jadi ceking.. kesian juga sih.. ya moga aja dengan kayak gitu dia bisa dapet ngerti apa yang dia harus lakuin ke depanya.. amiinn..
amin…. iya dia jadi ceking gara2 ituh
aku ampe nyocokin tanggalan sama ingatanku tentang berita kriminal yang kutonton kemaren.. ternyata uda lama ya kejadiannya..
Semoga semua yang baik akan datang di hidup ceking dan fenny :D
ahahaha, kalo gitu cocokin aja data 3 taon lalu
sebuah peristiwa yang sungguh mengharukan, mbak fen. semoga saja ini bisa menjadi pembelajaran berharga buat siapa saja utk tdk sekali2 menjadi mengonsumsinya. si ceking mudah2an tabah dan tak lagi terlibat dalam aktivitas “hitam” seperti itu. mbak fen semoga saja tak bosan utk selalu membangkitkan semangat hidup si ceking. selamat berjuang, mbak fen.
betul itu pak… maksud saya juga ingin ngasi tau ke semua pembaca, jangan sesekali meniru si Ceking. tau sendiri deh gmn hidup di penjara itu… narkoba itu menjerumuskan, dan jg merusak tubuh
narkoba … satu-satunya hal di dunia ini yang gak usah dicoba …
bukan satu2nya, cuman salah satunya…
semoga ceking tabah…. dan gak ngulanginnya di kemudian hari….
semoga ceking juga bisa endut
oooww….
trus kamu masih menyayangiku ga say?? koq kamu masih sayang ama ceking yang uda kayak gitu.. nasibku kan ga beda jauh juga.. sering disakiti, ditipu, dll tapi masih tabah end tegar dalam menjalani hidup ini
sayangku ke Ceking itu bukan seperti sayangku ke pacar…. Ceking is my… argh sudahlah…
Kemaren adalah masa lalu, sekarang adalah anugrah, masa depan adalah misteri
sapa tau dengan dia di tangkep menjadi anugrah untuk lepas dari jerat narkoba dan sapa tau pula dimasa depan bisa jadi orang yang sukses dan bisa lebih membantu orang-orang disekitarnya who knows , piss
btw aq sering loh mengkonsumsi narkoba, tapi ya kalo pagi ato ngantuk doang….ada yang mau ? NAar KOpi BAli hehehe, just intermezzo sorry kalo OOT
dia uda mendapatkan masa depannya, dan dia harus membangun kembali apa yang telah dihancurkannya… Ceking uda bukan anak muda lagi…
itulah salah stau bukti, bahwa narkoba mmg selalu memberi keburukan dan cm bkn sakt hati aja, Smeoga kejadianini bisa memberi pelajaran yg berharga untuk semua temen2… toh, msh banyak makanan or minuman yg lbh sehat dan enak..*g nyambung*
hidup Sarah!!!
wow, mantep ceritanya fen, mantap sekaligus mengharukan, semoga si ceking sadar akan semua kesalahannya…
semoga
Cerita yang mengharukan semoga dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua. Terutama bagi diri saya sendiri untuk tidak mencoba-coba yang namanya NARKOBA. btw salam kenal ya. oh ya iconnya lucu-lucu and imut.
salam kenal juga…
narkoba oh narkoba
ada apa dengan narkoba?
Pengalaman adalah guru yang paling baik fenn..
“Say no to drugs” but rokok oke lah….
rokok dicampur marijuana?
hope everything goes well deh fen.. semoga ini bisa bikin si ceking lurus lagi :)
lurus dan ndak kurus lagi ya?
Yah keratan Narkoba memang sangat berat. Semoga kita bisa terhindar darinya.
BTW itu ceking cowk ya ? calon kah? :mrgreen:
cowo, bukan pacar, bukan mantan…
fiktif atau realita ni Fen?
realita :D
kisah nyata kah ini fen? seremmmmmmm…
terus gimana sekarang? si ceking uda insyaf?
iyah kisah nyata… tp sekarang dia uda baik2 aja, lebih baik malah
ceritanya bagus.. apa kabar nya dia skr?
baik2 sajah… sehat dan ga neko2 lg :D
makanya jangan suka coba-coba
nice layout. just dropping by. thanks
untung lah, saya belum pernah mencicipi, dan semoga ga akan pernah
NARKOBA???
Smua oRg Ya iyalah PsTi Prnh pke NARKOBA,
Kan NARKOBA SingKatan daRi “NAsiRawonKOpiBAkso”
narkoba itu antara perlu dan nggak perlu tergantung pemakainya.

kalo utk kedokteran ya perlu tp kalo untuk yg lain ????????
jangan sampe kena narkoba deh…. nggak ada untungnya
Emang klo yang udah pernah mencicipi pasti suatu saat pingin lagi kayak roy marteen. hayooo bagi yang pernah mencicipi tahan imanmu nak walau dikasih murah huahahahhahahahaha
Beruntung sampai detik ini gw lom nyicipin, dan semoga selamanya enggak. Amiin.
sya nyesel yang namanya kenal sama narkoba,bagusan saya gak usah kenal si narkoba tapi temen yang kenali saya tapi saya akan putusi pertemanaan sama narkoba dan tidak pernah kenal lgi sama narkoba nyesel……………….
uh.gpp itu kan pelajaranh….jangan diulangi lagi…….biar jera….kayak lagunya Agnes.
Iya. smg jadi pelajaran buat kita semua..
Hello, Nice reading your article! Indeed i found it on Bing and i think you have done a great job promoting this! I am really glad that i found your post! Definetlly i will bookmark your site for later refference! All the best!
ingat ya………………………………lho harus jaga diri lho,kalllo lho nasih mau hidup di dunia ini.jangan sampai lho menggunakan obat-obat yang terlarang itu.hindari aids
Finally, I based the experience I used to be wanting out for. We?ve been having out due diligence on this matter, and for four days I preserve getting web-websites which are meant to have what I am looking for, only to turn out to be disillusioned making use of the deficiency of what I wished. I wish I might have found your blog sooner! I had about 25% of what I employed to get in have to have of and your website has that, plus the rest of what I vital to complete my researching. We now have activated to this site correct right here I like that you just will observe authentic article content material that you can be able to hardly discover out elsewhere. One specific excellent level, you perhaps can purchase nonetheless these types of sites, ensure you go on! I can no for a longer time see the well-liked media. It can be there an excellent deal rubbish printed, I bear it no significantly additional easily. A really pleasant weblog site and excellent write-up. I spend nights contained in the planet huge net studying blogs, about tons of fairly a few subjects. I need to initial of all give kudos to whoever acknowledged your websites and 2nd of all to you for composing what i can solely describe as an post. I truthfully think about there’s a potential to writing content or weblog articles or blog posts that solely a couple of posses and admittedly you may need it. The mixture of academic and glorious content is absolutely exceptionally exhausting to seek out employing the huge quantity of web site throughout the on-line world.Usually hold a very great give excellent last outcomes!
sabar itu pahit tapi buah dari kesabaran itu lebih manis dari pada madu.bravo!!
Great topic. I have discovered a great deal a new challenge the following. Keep working.