Dua tahun sudah sejak aku berpisah dengan Ade, sahabatku sejak kecil. Dulu kami bertetangga, hingga akhirnya Ade dan keluarganya pindah ke Semarang ketika kami menginjak kelas 2 SMA. Sekarang aku sudah berkuliah, tanpa pernah mendengar sedikitpun kabar tentang Ade dan keluarganya.
Masih kuingat, dulu, Ade selalu membantuku mengerjakan tugas-tugas sekolah, bahkan beberapa kali memberiku contekan ketika ulangan umum tiba. Ade tak jemu-jemu memuji penampilanku.
“Kamu itu sebenernya cantik, kamu pandai bergaul, banyak temen, tapi sayang kamu selalu gonta-ganti pacar”
Read the rest of this entry »
Beberapa waktu yang lalu ada 2-3 teman saya yang memberi info tarif baru speedy. Paket yang baru adalah paket limited 15 jam, limited 50 jam, semi unlimited 384Kbps, unlimited 512Kbps, unlimited 1Mbps, unlimited 2Mbps dan unlimited 3Mbps, dengan tarif yang cenderung murah, yaitu 195rb dan 295rb untuk paket semi unlimited, serta paket unlimited mulai dari 645rb an.
Berikut tabel tarif/paket baru Speedy (Berlaku secara nasional):

Read the rest of this entry »
Bulan Februari bakal jadi bulan yang penuh perjuangan. Segala macam tagihan membengkak. Kartu kredit, telpon, internet, semuanya membengkak drastis. Belum lagi masa berlaku domain ini hampir berakhir, dan itu berarti selain kudu ngelunasin kartu kredit, tagihan kartu halo dan juga tagihan speedy & IM2, aku harus bayar ongkos domain. Makkkkk…..
Sempet kepikiran, gimana kalo domain ini aku jual trus aku ngeblog pake yang gratisan aja? Read the rest of this entry »
A throughly pleasant reading experience you are having reading this Busby SEO Test blog. Content rich in any way. I am captured by pithy and whimsical previews that tempt me into the post. Just admire the clarity with which even topmost difficult topics are written.
Like the sense of humor in the articles, read their SEO Rollercoaster Comic. Enjoying the method the blog serves to young and mature readers as well. Once you start reading you could not give up. The blog posts are concise and to the point. The posts maintains you hooked till the very end. The allied links in the blog posts qualify for a read too. The instructions has been said so lucidly that even a 5 year old could understand it.
The pictures never seem unsuited, all are appropriate. This IMFreakz site is what holds me aligned with lattermost knowledge. Helpful info that anyone needs to know in matter of this topic.
Berawal dari perbincangan dengan seorang teman dari Jawa Tengah tentang rencana keberangkatannya ke Bali bulan depan. Sebut saja dia Wanda, seorang perantauan dari Jember yang tinggal dan bekerja di Semarang sebagai karyawan BUMN. *kok jadi ngomongin Wanda?*
Jadi, intinya Wanda ini buta tentang Bali dan dia pengen banget mengunjungi Pulau Bali yang katanya eksotis itu. Maka mulailah saya mengadu urat untuk menceritakan ini itu tentang Bali dan gimana cara ke Bali dengan cara mengirit alias backpacking. Tapi yang mengesalkan, setelah Wanda ada beberapa teman lain yang bertanya hal serupa. Untuk itu saya putuskan untuk membuat postingan di blog. Biar lebih enak, kalo ada yang tanya, tinggal print, ato suruh aja cek di blog ini. Bener kan?

Apakah kamar mandi di rumah kalian masih menggunakan sumur? Bak mandi? Atau sudah menggunakan bathtub? Atau malah shower? Buat kalian yang masih menggunakan sumur, jangan berkecil hati dulu, di sini saya bukannya ingin membedakan si kaya dan si miskin, melainkan lebih kepada efisiensi penggunaan air untuk mandi.
Ada apa dengan bathtub, shower, sumur dan bak mandi?
31 Desember 2008 - 1 Januari 2009
BBC punya agenda baksos di Lembongan Island, sebuah pulau kecil nan indah, sekitar 45 menit menyeberang dari Sanur. Lho, tahun baru kok malah baksos? Apa ndak nyesel tuh? Lha buat apa nyesel, masih banyak yang melewati malam pergantian tahun dengan cara tidur nyenyak kok… Apalagi ini acaranya di Lembongan yang indah nan keren itu, sapa tak mau?
Baca terus…
Inilah buntut dari kekesalan dan kecewaan saya terhadap Pro XL, salah satu provider monyet GSM Indonesia. Masih jelas di ingatan saya, pada tahun 2000 an Pro XL merupakan produk telekomunikasi yang tarifnya paling mahal se-Indonesia. Meskipun tarif Pro XL sekarang tetaplah mahal, tapi ia punya segudang promosi. Dimulai dari bebas bicara selama 17 jam sehari, SMS gratis, dan lain sebagainya.
Dampaknya? Awalnya saya tidak terlalu memikirkan dampak dari promo Pro XL ini. Dalam seminggu, saya bisa menerima 5 panggilan atau SMS yang tidak dikenal, yang intinya mengajak kenalan. Tapi apa yang terjadi 3 hari belakangan ini sungguh mengesalkan. Ada satu pengguna provider monyet ini yang melakukan serangan di tengah malam. Awalnya tidak saya hiraukan, namun karena siangnya menelpon kembali, akhirnya saya angkat panggilan itu. Pikiran saya adalah, penelpon memiliki urusan penting. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Lagi-lagi, si penelpon hanya minta berkenalan! Malah awalnya mengaku salah sambung. Dan dia tak hanya berhenti di sana. Hingga panggilan keempat, akhirnya saya angkat dan saya biarkan HP saya dalam posisi Loud Speaker. Monyet-monyet silakan baca kelanjutannya…
Sebelum saya bercerita lebih lanjut, mungkin ada yang belum tau apa itu bandages? Jadi, bandages itu yang biasa untuk menutupi luka, misalnya handyplast, tensoplast, hansaplast.
-oOo-
Sepulang dari malam mingguan, kami mampir ke sebuah minimarket yang buka 24 jam nonstop tapi memiliki lubang kunci. Niat saya adalah membeli bandages untuk menutupi luka di jari telunjuk akibat patahnya kuku hingga menjorok ke bagian dalam. Bandages yang saya cari adalah hansaplast, tapi sayangnya disana hanya ada satu merk, yaitu Nexcare.

Nexcare itu…
*Keseringan kedatangan tamu blogger ke Bali, postingan saya mendadak berubah seperti infotainment atau ‘Nikmatnya dunia’ yang dibawakan oleh Fauzi Baadilah itu*
Rabu, 10 Desember 2008
Kedatangan tamu blogger Jakarta ini tak lebih menyusahkan ketika Ichanx atau Chriswan datang. (Kedatangan Ichanx hanya saya posting menjadi 2 - 3 bagian, sedangkan kedatangan Chriswan hingga 6 bagian). Jadi saya bisa lebih santai mengantarkan beliau (baca: Imansyah) *nasib jadi guide BBC, pengangguran sendiri*
Hari kedua, saya bertugas mengantarkannya ke Ubud. Kemarin kami (Arie, Yanuar, Dian Ina, saya, Ikke dan Imansyah) sepakat untuk menghadiri anniversary Jazz Cafe di Ubud. Rencana awal adalah, Arie menjemput Imansyah di Kuta, lalu berkumpul di markas BBC. Tapi karena motor Arie dipinjam sang adik, rencana berubah. Ikke menjemput Imansyah di Kuta, lalu berkumpul di markas BBC. Lagi-lagi, Ikke belum bisa keluar kantor hingga pukul 6 sore, karena diskusi yang alot di kantornya. Itu artinya, *arghhhhhhhh* saya harus menjemput Imansyah di Kuta, lalu memboyongnya ke markas BBC. Tapi ternyata beliau yang ke rumah saya dengan penuh pengertian *heheheh* Read the rest of this entry »