Dua tahun sudah sejak aku berpisah dengan Ade, sahabatku sejak kecil. Dulu kami bertetangga, hingga akhirnya Ade dan keluarganya pindah ke Semarang ketika kami menginjak kelas 2 SMA. Sekarang aku sudah berkuliah, tanpa pernah mendengar sedikitpun kabar tentang Ade dan keluarganya.
Masih kuingat, dulu, Ade selalu membantuku mengerjakan tugas-tugas sekolah, bahkan beberapa kali memberiku contekan ketika ulangan umum tiba. Ade tak jemu-jemu memuji penampilanku.
“Kamu itu sebenernya cantik, kamu pandai bergaul, banyak temen, tapi sayang kamu selalu gonta-ganti pacar”







