21 Oktober 2008
Hari ini adalah pertama kalinya saya menjaga stand BBC. Sebelumnya mohon maaf buat Sakti dan Dek Didi, karena saya agak terlambat datang, dan saya juga sempat menitipkan stand kepada kalian gara-gara kelaparan. Makan siang kali ini saya memilih Warung Made. Alasannya? Saya tak banyak mengenal tempat makan di Kuta, dan karena saya membawa tamu kehormatan, Chriswan, maka saya rekomendasikan tempat yang ramai dibicarakan orang ini.



Spaghetti Pork Carbonara, Strawberry Yoghurt dan nasi campur ala Warung Made
Lanjutkan baca petualangan saya
Filed under:
Uneg-Uneg, Wisata
18 Oktober 2008
Fieldtrip Kuta Karnival telah usai. Saya segera mencari tumpangan untuk pulang ke rumah. Teriknya mentari siang ini membuat kulit saya hangus terbakar. Saya ingin mandi untuk menghapus keringat yang mengalir di sekujur tubuh saya. Thanks to Mas Hendra yang mau mengantar saya pulang dan menculik saya ke kantor Baliorange. Sebenarnya bukan diculik, tapi saya yang memintanya karena saya harus melanjutkan perjalanan saya ke Ubud sore ini juga. Awalnya saya berencana ke Ubud bersama Mbak Dian Ina, tapi ternyata beliau sibuk bekerja sehingga tak sempat mampir ke Denpasar. Intan yang awalnya berencana menghadiri story telling di Casa Luna juga tiba-tiba membatalkannya. Alasannya: hangover!
Lalu?
18 Oktober 2008

Hari ini adalah jadwal Fieldtrip BBC (Bali Blogger Community) sebagai salah satu agenda Kuta Karnival. Tujuannya adalah untuk flashback sedikit tentang Kuta di masa lalu. Adapun tempat yang kami datangi yaitu Vihara Dharmayana dan Pantai Jerman (Bekas pelabuhan dagang Kuta). Fieldtrip ini diikuti sekitar 14 orang, termasuk beberapa wartawan dan anggota BBC. Sedikit memang, tapi cukup menyenangkan dan menarik.
Baca terus
Banyak yang bertanya-tanya, kenapa selama beberapa hari saya menghilang (baca: jarang online plurk, YM dan blog terbengkalai). Tanggal 13-26 Oktober kemarin ada beberapa even yang harus saya kunjungi. Kuta Karnival, Asian Beach Games (ABG), Ubud Writers and Readers Festival (UWRF), dan Bali Food Festival. Sebenernya masih ada 2 even lagi, yaitu International Bali Taksu Film Festival dan Indonesian Orchid Show. Tapi sayang, saya tak sempat mengunjunginya. Detailnya akan saya ceritakan sedikit demi sedikit. So, don’t miss it, baby!
Bagian I, Tentang Perjalanan dari Airport ke Ubud…
Filed under:
Uneg-Uneg, Wisata
Kalo kalian jalan-jalan ke Bali, jangan cuman ngunjungin Bedugul ato Kuta doang. Sesekali kunjungilah Pantai Balangan ini. Lokasinya di Jimbaran, deket Pantai Dreamland. Ada 2 jalan akses untuk ke tempat ini. Pertama, lewat Bukit Pecatu Graha. Pas sampe di parkiran Pantai Dreamland, jalan aja lurus ikut jalan besarnya. Ntar ada papan petunjuk jalan untuk menuju ke Pantai Balangan (kira-kira 3km dari Pantai Dreamland). Tapi jalur ini kelewat ekstrim, dan kayaknya ga recommended deh. Kedua, lewat Bukit Ungasan. Jadi setelah lewat GWK ntar ada perempatan, nah belok ke kanan deh… Jalur ini lebih ramah dan uda diaspal, jadi ga perlu berjuang keras untuk mencapai Balangan. Dan kayaknya lebih deket juga ketimbang harus mampir Dreamland dulu.

Balangan Beach
Setelah sampai di Balangan, aku ga mampu berkata-kata. Pantainya bagus banget.
Filed under:
Tempat Wisata
Pengen berlibur ke Bali dan puas jalan-jalan keliling Bali dengan murah? Udah disopirin, diguidein, ehhh dianter jemput pula. Pastinya sih harganya miring banget… Jadi, di Bali ada yang namanya MotorTaxi (kalo ada yang belum tau tentang MotorTaxi, bisa baca di postinganku sebelumnya).
Waktu ada acara Ubud Writers & Readers Festival di Ubud (UWRF, 14-19 Oktober 2008), aku nyempetin diri kesana. Dan untuk menempuh perjalanan Denpasar-Ubud naek taxi tentunya bakal menguras minimal 150 ribu, sementara ojek katanya sekitar 75 ribuan. Wah mahal banget… Dan Mbak Dian Ina ternyata ga ikutan field trip gara-gara masih jam kantor. Nasib deh… Iseng-iseng nelpon MotorTaxi, eh katanya cukup bayar 25 ribu, dijemput pula! *wow*
Selengkapnya…
Filed under:
Taukah kamu?
Agenda tahunan Kuta Karnival segera dihelat pada 18-26 Oktober 2008 ini. Tahun ini, Bali Blogger Community (BBC) berpartisipasi pada international event tersebut. Selain pameran & Workshop (selama acara KK berlangsung) serta Bloggers’ Day Out (18 Oktober), BBC & Kuta Karnival mengadakan lomba blog dengan tema “Kuta Karnival dan Pariwisata Bali”. Berikut Info selengkapnya:
Filed under:
BBC, Berita IT
Pada tahun 1970 an, rambut gondrong sempat menjadi permasalahan yang cukup serius di Indonesia. Mereka yang berambut gondrong tidak diperbolehkan mengurus surat identitas (SIM, KTP) maupun surat bebas G30S/PKI dari pihak kepolisian. Bahkan salah seorang mahasiswa ITB, Rene Coenraad, harus mati tertembak polisi ketika bentrok dengan taruna Akademi Kepolisian dan Brimob pada 6 Oktober 1970 (Sumber: disini)
Bagi sebagian orang, pria yang memiliki rambut gondrong adalah pria sangar yang jauh dari kesopanan, kebaikan dan bahkan jauh dari ilmu (baca: bodoh). Preman, perampok, pemerkosa, penculik, semuanya adalah stereotip pria berambut gondrong. Rambut yang seperti apa sih yang dikategorikan gondrong? Rambut yang menjuntai hingga di bawah kerah baju? Atau rambut yang menutupi telinga? Rambut yang panjang dan tidak terawat? Menurut saya, rambut dikatakan gondrong apabila telah melewati batas kerah baju, baik terawat maupun tidak. Baik yang berkutu maupun tidak. Lalu?
Lirik Lagu OST Laskar Pelangi (Lengkap):
1. Nidji - Laskar Pelangi
2. Sherina Munaf - Ku Bahagia
3. Netral - Lintang
4. Gita Gutawa - Tak Perlu Keliling Dunia
5. Ipang - Sahabat Kecil
6. Floatz - Waltz Musim Pelangi
7. Garasi - Sahabat
8. Gugun & The Bluesbug - Mengejar Harapan
9. Veris Yamarno & Marakama - Bunga Seroja
Lihat lirik OST Laskar Pelangi
Beberapa waktu yang lalu, saat aku sedang menyantap sego sambel di bilangan Dharmawangsa - Surabaya, tiba-tiba aku dikejutkan oleh dering telepon. Kudengar isak tangis di seberang sana. Ia berkata, “Fen, Ceking dibawa polisi….”. Hah? Ceking? Yah, Ceking adalah orang yang sangat dekat denganku. Dia adalah orang yang setia mengantar kemanapun aku pergi. Ceking yang selalu menyediakan gado-gado favoritku ketika aku datang ke rumahnya. Ceking yang selalu menawarkan ayam goreng kesukaanku, dan Ceking yang selalu berbagi es krim denganku.
Akupun bertanya-tanya, kenapa Ceking dibawa polisi. Sebagai tersangka, atau sekedar saksi? Melihat dia-yang-menelponku terisak, aku semakin yakin bahwa Ceking terlibat suatu kasus kejahatan atau apalah itu. Dia-yang-menelponku berkata, “tiga setengah gram shabu-shabu ditemukan di kamarnya semalam. Dia digrebek saat pesta shabu shabu di rumah, Fen….” . Seketika aku lunglai dan tak mampu berkata-kata. Lidah ini terasa kelu mendengarnya. Ceking memang sering terlibat kasus, termasuk judi. Bahkan Ceking pernah mendekam di tahanan karena ulah judinya yang menggila. Ini adalah kali kedua aku mendengar berita penahanan Ceking. Esoknya kulihat di MetroTV, SCTV…