Archive for July, 2008

Curhatan hari inih… (Part I)

Sebagai seorang seleb blogger yang kurang sukses di dunia internet marketing, tentunya aku cukup berbangga dong punya temen kayak kalian semua wahai pengunjung setia blogku… Karna ga punya ide sensasional buat diangkat, akhirnya aku lebih memilih judul diatas untuk postingan kali ini. Jadi jangan kaget kalo isinya full mbanyol alias kelucuan, dan loncat sana sini… Maklum, namanya juga curhat, sering ga jelas gitu… Masih penasaran?

Apa itu Sudden Deafness?

Sudden Deafness (tuli mendadak) adalah ketulian yang terjadi secara tiba-tiba, biasanya menyerang bagian koklea (lihat gambar) salah satu telinga. Penyakit ini dikemukakan pertama kali oleh De Klevn (1944) dan termasuk keadaan darurat otology namun tidak diketahui secara pasti penyebab serta pengobatannya. Apabila pasien menderita penyakit ini dalam waktu 1-3 hari (masa akut), maka pasien dianjurkan untuk rawat inap untuk mendapatkan perawatan secara intensif. Namun apabila sudah melewati masa akut, maka pasien dianjurkan melakukan pengobatan rawat jalan, misalnya terapi hiperbarik (HBOT). Terus gimana?

Happy Birthday to me… *Updated*

Happy birthday to me…

Happy birthday to me…

Happy birthday… Happy birthday…

Happy birthday to me…

Pengumuman pemenang kontes

Mbak budeg ya???

Jumat, 18 Juli 2008

Sial banget, hari ini kuping kiriku budeg. Yeah, you know lah apa itu budeg a.k.a kopok a.k.a tuli… Waktu lagi asik-asiknya ngenet, tiba-tiba kuping kiriku berdengung dan… BUDEG! Tanpa ba bi bu lagi, aku langsung menuju ke spesialis THT yang ada di deket rumah. Cuman diperiksa dikit, katanya sih ga ada gangguan di luar, dan si dokter curiga bahwa ini ada kaitannya ama flu n batuk yang melandaku beberapa waktu yang lalu. Akhirnya aku pulang dengan bekal 2 macem obat, yaitu Indexon (entah ini obat apah, mungkin dokter-dokter bisa menjawabnya) n Clarinase (kalo ga salah, ini obat untuk sembuhin flu nya). Ternyata kedua obat itu belum nunjukin perubahan yang berarti, yang ada malah telinga kanan ikutan ketularan budeg.

Alkisah di sebuah warung lesehan yang jual nasi pecel, terjadilah percakapan antara aku dan mas yang jaga warung itu… Beginih ceritanya…

Aku libur… Kemana aja?

Enak juga yah menikmati liburan di rumah itu. Terbukti sejak libur 2 minggu ini, kegiatanku cuman makan - ngenet - tidur - bangun - makan - ngenet - tidur… Lha kapan mandinya? Ah, ga penting lah ya…

Tapi sejak kedatangan si Ichanx, liburanku terusik! Huhuhu… Atau tepatnya lagi, jam tidurku terusik wekekekeke… Tapi gpp dink, toh juga tetep liburan. Gimana mau ga terusik, baru aja aku keluar dari Bandara Ngurah Rai buat jemput temen, tiba-tiba si Ichanx bilang kalo dia uda di Bali. Dan baruuuu aja nyampe rumah, tiba-tiba Ichanx mulai mati gaya di rumah baru alias penginepannya. Wekeke kasian juga…

Akhirnya

Kasus Dosen Nyogok Mahasiswa….

Ini bukan HOAX! Tapi nyogok disini bukan berarti negatif ya… I mean, ga ada hubungan sama jual menjual tubuh *astafighrullah*, ga ada hubungan sama rupiah maupun dolar, apalagi kawin kontrak…

Jadi ginih, waktu jaman UAS kemaren kebetulan aku kesusahan salah satu materi Decision Support Systems, tepatnya algoritma clustering. Sebagai mahasiswi yang aktif dan penuh kritik, aku berhak dong nanya ke dosen bersangkutan? H-1 alias sehari sebelum ujian, aku ketemu sama si dosen di koridor kampus… Inilah percakapan kami…

Disclaimer: Tulisan berikut ini adalah murni pendapat pribadi saya sebagai makhluk sosial yang merasa prihatin dengan keadaan eknomi masyarakat ndeso nan miskin tanpa bermaksud menyamaratakan ataupun membeda-bedakan… *lha?*

Dimulai dari urusan rumah tangga yang selalu dikerjakan oleh pembantu yang diambil dari sebuah yayasan tenaga kerja di Denpasar. Dengan memberikan uang jaminan tiga ratus ribu rupiah saja, kita berkesempatan gonta ganti pembantu dalam waktu tiga bulan saja sampe dapetin pembantu yang klop. Ternyata pembantu pertama hanya bertahan 3 hari…. Setelah itu digantikan pembantu kedua yang memilih untuk kabur. Lanjut ke pembantu ketiga yang ternyata perjalanan hidupnya miris banget, dia ditipu oleh yayasan tempatnya bekerja dengan iming-iming gaji besar. Ah hidup di kota itu memang kejam, Bu… Mau ikutan?

Denpasar, Ditemukan 5 bayi dalam keadaan sehat, namun identitas sang ibu tidak diketahui karena ada 3 wanita yang mengaku sebagai ibu kandung 5 bayi tersebut. Untuk membuktikan siapa ibu kandungnya, maka tim kepolisian meminta sang ibu satu persatu menyusui bayinya. Setelah selang beberapa menit, identitas ibu kandungnya terungkap. Siapa gerangan kelima bayi tersebut dan ibunya? Mari baca rame rame

KATEGORI LOMBA:
Desain

  • Desain bisa berupa banner berukuran 900 x 180, desain untuk stiker maupun desain untuk jaket (Semuanya harus bertuliskan alamat blog ini. Tagline -jika diperlukan- adalah You Know How to Find Me).
  • Desain terbaik akan mendapatkan sebuah MP3 player simbadda

Lanjutttt….

Dulu tiap ada acara studi ekskursi, pasti temen-temenku bilang“ngapain? buang-buang duit aja. disana kan ga full jalan-jalan. isinya kunjungan ga penting…”. jawabanku pas itu selalu “sapa tau dapet jodoh di bis”. Hahaha… kalo dipikir-pikir, masuk akal juga yah. Meskipun selama beberapa kali studi ekskursi aku ga ketemu jodoh atopun cinlok di bis. Hiksss nasib ga laku.. *pletakkkkkk* Eh tapi bukan itu intinya..

Studi ekskursi. Sama seperti studi lapangan, dimana diadakan kunjungan resmi ke berbagai perusahaan yang terkait (misalnya orang-orang IT mengunjungi perusahaan IT, orang-orang multimedia mengunjungi perusahaan periklanan, dsb). Jangan bosen bacanya yah… Mo langsung komentar juga boleh kok