Archive for February, 2008

Mencari Teman Yang Hilang

Hari ini, pk 21.00 aku membeli koran Jawa Pos dari seorang loper koran yang menawarkannya di sebuah warung seafood. Belum ada keinginan untuk membaca rubrik “Olahraga” atau lebih tepatnya, aku tidak pernah menyentuh rubrik yang satu itu.

Setibanya di rumah, entah apa yang mengerakkan tanganku untuk membuka rubrik “Olahraga” itu. Dengan indera keisengan, aku mulai membaca berita duka dari beberapa keluarga yang ditinggalkan. Radar pencariku mulai menjelajahi satu per satu nama yang ada di setiap baris.

Oh God! Tiba-tiba aku membaca beberapa nama yang sangat kukenal. Paulo Antonio Goenawan dan Maria Stephanie Goenawan. Tiga tahun yang lalu, aku akrab dengan mereka. Ternyata, ayah mereka meninggal. Aku ingin menyampaikan belasungkawaku yang sedalam-dalamnya, mengingat Tante Wenny *mamanya Paulo*, Fannie *adiknya Paulo*, n Paulo sendiri pernah menjadi teman terdekatku…

Tapi entah mengapa, aku bingung. Apa aku harus menyampaikan ungkapan belasungkawa ini? Atau kuacuhkan saja? Toh selama ini dia memusuhi dan memakiku tanpa sebab yang jelas… Tapi itu dosa! Bukankah kejahatan harus dibalas dengan kebaikan?

Berbagai cara kutempuh untuk mendapatkan nomer telepon mereka, tapi tak satupun berhasil. Belasan account friendster kubedah, phonebook kucek satu persatu, semuanya! Tapi hasilnya nihil…

Yah, mungkin aku belum ada kesempatan untuk menyampaikan betapa aku turut berduka atas sepeninggalan papa mereka… Mungkin, hanya lewat blog ini aku mampu menyampaikannya, untuk sementara…. Hanya Tuhan yang berhak atas kehidupan dan kematian manusia. Janganlah kalian mengingat kesalahan Beliau, tapi cobalah mengenang masa indah bersamanya. Tentu itu akan meringankan kepergiannya. Yakinlah bahwa selalu ada jalan bagi setiap umatNya. Doaku menyertai papa kalian…..

Buat Ulo, Fannie, Tante Wenny, aku turut berduka cita. Semoga arwah beliau diterima disisiNya, dan kalian sekeluarga diberi ketabahan serta keikhlasan penuh agar tetap mampu menghadapi masa depan. Aku yakin kalian bisa, karna aku tau perjuangan kalian semua…. God Bless u & family…

Mungkin Aku Yang Salah

Ya, mungkin aku yang tidak mengerti apa itu cinta. Dan akupun tidak mengerti akan arti hidup. Masa kecilku seakan selalui menghantui kehidupanku. 17 tahun hidup penuh penderitaan dan minim kasih sayang keluarga, akupun tumbuh menjadi seorang wanita yang selalu memiliki sifat kekanakan dengan egonya yang tinggi serta emosi yang tak terkendali. Aku yang terbiasa hidup dalam kekerasan dan perkelahian orang tua, aku yang selalu tidak memiliki banyak teman dan juga aku yang selalu ingin diperhatikan, kini telah 100% berubah menjadi sesosok monster besar yang tidak memiliki nyali. Hanya ingin mencintai tanpa ingin dicintai. Untuk apa dicintai, jika hanya kekerasan dan kesakitan yang didapat? Cukuplah aku belajar dari orang tua ku yang telah membina rumah tangga sebanyak 2 kali *dan kuanggap mereka gagal*, namun seolah-olah itu hanya keinginan sesaat. Mencintai tanpa dicintai tentulah amat menyakitkan bagi orang lain, tapi bagiku itulah surga, karena aku tak perlu merasakan ’tersentuh’ oleh kekerasan.

Seiring berjalannya waktu, aku mulai bisa merasakan cinta yang sesungguhnya. Tapi, sejauh mana aku mengerti akan cinta ini? Masa lalu masih saja terus menghantuiku. AKU TIDAK INGIN DIJAJAH PRIA! Doktrin itu telah menjadikanku selalu berpikir bahwa tidak ada pria yang tidak menjajah wanita. Dengan begitu, akupun akan menjadi sang penjajah. Ya, akulah wanita sang penjajah itu!

Apa aku salah? Tentu! Tapi bagaimana untuk mengubahnya? Siapa yang harus disalahkan atas semua ini? Aku? Pria? Wanita? Orang tuaku? Atau masa kecilku?

Tolong, mengertilah keadaanku dan traumatisku. Aku masih belum sepenuhnya memaafkan orang tuaku, tapi aku juga tidak bisa melemparkan kesalahan pada mereka.

Aku hanya ingin merasakan cinta yang sebenarnya, yang kalian semua rasakan. Bukan cinta dalam bayang-bayang masa kecilku….

Review Movie: XL: Extra Large

Filmnya kocak banget, tapi ya gitu de, aktingnya masih kurang greget. Apa karena mereka kebiasa fokus ke kamera pas nge-VJ yah? Hehehhe… But, aku suka film ini. Seenggaknya ada makna positif yang bisa diambil dari film ini, ga cuma menyuguhkan adegan ato kalimat syur. Yang paling aku suka tuh si Francine Roosenda
*yang jadi pelacur sewaan*. Ughhh manis bangetttt…… Karakternya yang lembut itu lho, jadi pemanis di film ini. Secara, yang lain ga ada yang tampang komersil hehehehe….

Selain kocak, film ini juga mengharukan, apalagi pas deket endingnya. Disitu baru dapet deh intisari film ini, sebelum-sebelumnya mah cuma adegan kocak yang bertugas mengocok perut penonton aja….

Tau kan iklan layanan masyarakat tentang Tanggap Flu Burung? Aku jadi inget kejadian beberapa bulan lalu, pas ada seekor ayam mati mendadak di depan rumahku. Pas itu lagi gencar-gencarnya ayam mati mendadak di Bali. Jadi wajar dong kalo aku sedikit takut n resah juga? Namanya juga warga yang butuh perlindungan, so, kakakku nelpon ke redaksi Jawa Pos buat ngabarin hal itu. Secara, kita ga tau kudu ngelapor kemana. Dari Jawa Pos, kita disuru nelpon ke Dinas Peternakan. Pas nelpon ke Dinas Peternakan itu, kita ga dapet tanggapan sama sekali. Malah mereka nyuruh kita ngurus sendiri, dengan alasan ayam yang mati mendadak cuma 1, trus pemilik ayamnya juga ga tau sapa.

Ah, masa gitu pelayanannya? Emang sih ayam yang mati itu cuma 1, tapi disini kan bukan masalah jumlahnya berapa, ato yang punya sapa. Ini menyangkut keselamatan warga juga. Nah kalo ayam itu beneran mati karena flu burung gimana? Mereka tetep bersikukuh kalo kita kudu ngurusin sendiri masalah kematian si ayam itu, ntar kalo ada ayam yang mati mendadak lagi, baru deh kita disuru nelpon lagi kesana untuk diambil tindakan. Arghhh, ayam mati aja susah, gimana kalo aku yang mati ya?

Tragedi Mesin ATM Setoran Tunai BCA

Beberapa waktu lalu aku ke bank BCA. Niatnya sih setor duit. Nah, berhubung antreannya lama, aku nyoba setor via ATM. Tapi dasar katrok, aku ga ngerti caranya. Untunglah ada cewe yang mau bantuin aku kasi tau caranya (malah sempet diajarin segala). Wah, aku lega banget karena ga perlu ngantre lama-lama. Pas aku lirik ke belakang, upsss, ternyata yang antre mau setor via ATM itu bejibun. Duh, grogiku kambuh deh…. Aku jadi buru-buru masukin duit yang mau aku setorin itu. Pas transaksi kedua selesai, malah tuh duit keluar semua! Bingung plus malu uda campur aduk rasanya. Tiba-tiba di layar ada tulisan: Setoran Anda telah melebihi limit Rp 5,000,000. HuHuHuHu… Ternyata Cuma bisa setor 5jt toh, padahal yang mau aku setor lebih dari itu. Jadi, terpaksa deh ngantri lagi buat setor di tellernya. Huh, ternyata mesin itu bikin buntung aja……….

Review Movie: Thumbsucker

Film ini berkisah tentang seorang remaja ADHD yang memiliki kebiasaan menghisap jempolnya. Dia harus berjuang keras buat nemuin jati dirinya n nunjukin ke semua orang kalo dia adalah anak yang pandai, berbakat n bisa masuk di sebuah perguruan tinggi di New York. Konflik demi konflik disajikan dengan sangat sederhana, so kesannya film ini datar banget. Mungkin yang bikin film ini ramai penonton adalah karena iklannya. Selama beberapa bulan ini aja aku uda liat iklan film ini uda belasan kali, padahal setelah aku cek di internet, film ini bukan film gres. Film taon 2005 yang juga dibintangi oleh Keanu Reeves n Lou Pucci ini jauh banget dari harapan remaja. Mungkin, mendingan ga nonton film ini sih. Oya, tapi ada satu yang aku suka dari film ini, yaitu: Soundtracknya! Yeah, aku harus cari lagunya… Ada yang punya?

Review Movie: Rambo IV

Aku nonton film ini pas malem minggu, tapi untunglah ga serame pas nonton Golden Compass, jadi aku bisa duduk di bangku favoritku hehehehehe…

Film ini berlatar belakang perang yang membunuh banyak biksu dan penduduknya, dimana para pemuda dan anak-anak dipaksa untuk menjadi tentara dan bergabung dengan penjajah. Ceritanya nyeremin banget, pokoknya ga pas buat anak-anak dan wanita. Buset, cara bunuhnya itu lho yang kejem banget. Keseluruhan sih aku suka ama film ini, meskipun ada beberapa adegan n alur cerita yang kurang pas…

Mungkin kalo disangkut2in ama perang yang pernah terjadi, yang paling cocok ya perang di Myanmar itu. Dan emang misi filmnya ini untuk menyemangati orang-orang yang terjajah disana…

PS: my honey bawel

Dukung donggg….

Beberapa hari yang lalu aku dikabarin ama mami yang di Jakarta, katanya sepupu aku yang namanya Dito ikutan casting. Awalnya ga jelas juga sih casting apaan, tapi yang jelas ada voting ala Indonesian Idol gitu. Trus mama forward SMS yang dari mamiku itu, isinya mohon dukungan buat Dito.

Nah karena merasa punya tanggung jawab sebagai kakak sepupu yang baek, so aku ikutan aja voting meski ga tau apa gerangan hehehe *pede abiz*. Setelah SMS terkirim, ada SMS balasan yang intinya say thank’s karena uda ikutan voting di acara Talented Acting dan Modelling Contest 2008. Nah, aku baru ngeh deh… Awalnya kupikir casting aja kok pakevoting segala. Huh….

Oya, katanya sih Cinta Laura (pemeran Cinta di sinetron Cinderella dulu di SCTV) itu awalnya juga ikutan acara kaya gini…. So, melalui blog ini *ceileh*, aku juga mohon bantuan temen-temen skalian buat ngedukung sepupuku. Caranya, ketik SMS dengan format kaya gini:

TAL (spasi) C (spasi) STEVAN (spasi) ARDITO

Trus kirim deh ke 6768

Kirim yang banyak yaaaa….. :D

NB: Ini semata-mata karena tanggung jawab sebagai kakak sepupu yang memiliki banyak teman dan tidak gaptek

:P

Demam Interior

Ini nih sekarang yang lagi tren di keluargaku. Sementara ceceku lagi sibuk ama rumah barunya, aku juga ga mau kalah domz… Sekarang ini aku juga lagi sibuk ama rumah baruku di bilangan Gunang alias Jl. Gunung Agung. Kamarku uda aku cat warna biru ama kuning. Sekarang lagi sibuk urus kamar belakang ama dapur. Kamar mandi sih uda 80% finishingnya, sementara dapur, masih belum pesen kitchen set!!!! Abis, bingung ama modelnya. Harganya juga lumayan, sekitar 1,2jt per meternya. Apalagi jaman sekarang ini dapur bukan sekedar tempat untuk memasak, tapi juga multifungsi sebagai ruang makan, ruang keluarga untuk ngerumpi, ato sekedar duduk bengong di pagi hari. So, perlu waktu lama buat nentuin design dapur ini. Padahal rumahnya kecil hahahaha tapi yaaaa, fun enough lah. Lebih tepatnya, merepotkan. Aku jadi ga bisa bayangin, gimana lagi ama rumah cece yang 3 are itu… Waaaahh, ga ngebayangin bersiinnya kalo tanpa pembantu deh…

Interior buat kamarku nih yang juga ga kalah penting. Mungkin ini yang paling penting ketimbang semuanya. Soalnya aku mau kamarku beda ama yang lain. Aku mau nuansa kuning ama biru yang dominan di kamarku, termasuk interiornya. So, sekarang uda mulai hunting barang yang lucu-lucu buat ditaroh di kamarku, termasuk calon aquarium atau kandang hamster yang uda jadi targetku bulan depan. Hahahahahahahaha

Travelling to Waterbom Bali

boomerang

Liburan ke Bali pastinya ga afdol kalo ga ke Pantai Kuta. Iya kan? Nah, tapi ada lagi yang kurang. Apa lagi kalo bukan Waterbom! Letaknya di Kuta, tepatnya di Jl Kartika Plaza, berseberangan dengan Discovery Shopping Mall atau yang sering disebut dengan Centro.
Waterbom ini konsepnya Waterpark, jadi uda kebayang kan gimana asiknya? Di taman seluas 3,8 hektar ini kita bakal banyak disuguhi wahana-wahana yang menarik dan so pasti bikin kita deg-degan.

  • Smash Down
  • Ini nih wahana paling menantang disini. Dari ketinggian 21,79m dan kemiringan mencapai 60º, kita bakal dibawa meluncur dengan kecepatan mencapai 70km/jam! Jangan bayangin gimana naek ke atasnya deh, tapi bayangin gimana wahana ini memacu adrenalin kita. Bahkan buat teriakpun ga bakalan sanggup hehehe….

  • Boogie ride
  • Lokasi start wahana ini lebih rendah dari smashdown. Dari ketinggian 16,12m dan dengan bantuan matras khusus, kita dibawa meluncur melalui lintasan sepanjang hampir 90m selama 7 detik. Cukup seru sih, apalagi ada 2 lintasan disini, jadi bisa berlomba-lomba ama temen ato orang lain deh…

  • Race Track
  • Masih di lokasi start yang sama, wahana ini lumayan berbobot juga. Pasalnya, kita ga pake matras ataupun ban. Jadi sama kaya smashdown, tapi ketinggiannya cuma 16 meter. Selama 7 detik kita dibawa meluncur ke bawah dengan kecepatan mencapai 50km/jam! Tapi nae ini bikin punggung agak sakit, soalnya ada lekuk-lekuknya yang bikin kita lompat-lompat…

  • Macaroni Tube
  • Ini nih yang seru… Disini kita kudu pake tube. Panjang lintasannya mencapai 150m! Ketinggiannya ga beda lah ama race track. Butuh waktu 35 detik buat kita nyelesein lintasan ini. Keadaan di dalem gelap karena lintasannya tertutup, banyak tikungan tajam n cukup ngeri lah….. Tapi asik gitu lohh kkekekeke *ga nakutin loh*

  • Jungle Ride
  • Ketinggiannya cuma 12,25m n panjang lintasannya 105m. Kita ga pake alat apa-apa untuk naik lintasan ini. Tapi ya gitu, asik banget dibawa berkelok-kelok sana sini, puter sana sini selama 22 detik hehehe…

  • Raft River
  • Ini nih salah satu tempat favoritnya para penggemar waterbom. Panjang lintasannya 174m. Jadi, dari ketinggian 16m kita dibawa meluncur selama 50 detik sebelum mencapai finish di sebuah sungai panjang yang ga punya ujung, trus panoramanya bagus banget…. Wah pokoknya kalo mo santai ya disini aja….. Kalo capek naik tangga, kita bisa langsung naek dari pinggir sungai….

  • Boomerang
  • Di tempat terpisah, ada 1 wahana yang fantastis banget. Wahana ini masih baru, tapi paling banyak menyedot perhatian pengunjung. Selain letaknya di depan deket kolam renang, lintasannya asik banget! Dari ketinggian 14,4m kita dibawa meluncur dengan kecepatan sedang kebawah lewat lintasan tertutup, tiba-tiba kita dibawa turun ke bawah dengan kecepatan tinggi n kemudian kita dibawa keatas (lintasan yang lebih lebar, lebih menantang, 60º derajat kemiringannya!), trus dibawa lagi kebawah dengan kecepatan sedang. Wah bener deh, ga kalah asik ama smash down! Rugi banget ke Waterbom kalo ga nae wahana yang satu ini!

    Selain wahana-wahana diatas, masih ada wahana lainnya, kayak misalnya arena bermain anak-anak, kolam renang, climbing wall, euro bungy, slide buat anak-anak, spa, food court….. wah banyak deh! Yang lagi coming soon namanya superbowl!
    Harganya juga ga mahal…. Tertarik? Klik aja di sini. Oya, selain di Bali, Waterbom ini juga ada di Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Jangan salah pilih tempat ya! Cuma Waterbom ini yang asli *halah*